https://amazing-population.com/bm3yV.0/Pp3_pdvkbTmqV/JfZ/DL0L2rOeDOEJ3ENMzvAaxSL/T/Y/4sMkTrcb3/MIDeUn
DAERAH  

Aksi Guru SMPN 2 Kalianda: Bersih-bersih Sekolah dan Bagikan Masker ke Siswa Imbas Abu GAK

Lampung Selatan, haba RAKYAT
Semangat pengabdian para pendidik kembali terlihat di SMP Negeri 2 Kalianda. Di tengah pengalihan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) menjadi daring imbas aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK), para guru justru hadir ke sekolah untuk memastikan lingkungan belajar tetap aman dan sehat.

Hari ini, Senin (7/9/2026), dibawah komando Kepala Sekolah Yulinda, http://S.Pd., /M.Pd., seluruh guru dan tenaga kependidikan SMPN 2 Kalianda melaksanakan kegiatan gotong royong.

Kegiatan pertama yang dilakukan adalah membersihkan sekolah dan seluruh ruang kelas. Para guru menyapu, mengepel, mengelap meja kursi, hingga membersihkan halaman dari debu abu vulkanik yang bertebaran. Langkah ini dilakukan untuk mensterilkan lingkungan sekolah agar siap digunakan kembali saat KBM tatap muka dimulai.

“Kami tidak bisa berdiam diri. Ini tanggung jawab kami untuk memastikan sekolah bersih dan sehat. Mumpung anak-anak belajar dari rumah selama 2 hari ini, kami manfaatkan untuk bersih-bersih total,” ujar Yulinda, S.Pd., M.Pd. saat memimpin kegiatan.

Setelah bersih-bersih, para guru tidak langsung pulang. Mereka melanjutkan aksi nyata kedua yaitu membagikan masker kepada siswa. Pembagian masker ini menyasar siswa SMPN 2 Kalianda yang rumahnya tinggal dekat dengan lingkungan sekolah.

Para guru secara door to door mendatangi rumah siswa untuk menyerahkan masker sekaligus memberikan imbauan kesehatan.

“Kami titipkan masker ini nak. Kalau terpaksa keluar rumah harus dipakai ya. Kurangi aktivitas di luar, banyak minum air putih. Jaga kesehatan,” pesan salah satu guru kepada siswa penerima masker.

Aksi peduli ini merupakan implementasi dari Surat Edaran Bupati Lampung Selatan Nomor 27 Tahun 2026 tentang Peningkatan Kewaspadaan di Satuan Pendidikan menyusul potensi hujan abu vulkanik dari GAK.

Para orang tua siswa mengaku bangga dan terharu. Mereka mengapresiasi dedikasi guru-guru SMPN 2 Kalianda yang tetap memikirkan keselamatan anak didiknya di tengah situasi seperti ini.

Kepala Dinas Pendidikan Lamsel Syaifulloh, S.Pd., M.Pd. juga memberikan apresiasi. “Saya bangga dengan Ibu Yulinda dan seluruh guru SMPN 2 Kalianda. Ini contoh nyata guru bukan hanya mengajar, tapi juga melindungi dan mengayomi. Semoga menjadi motivasi sekolah lain,” katanya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan risiko dampak abu vulkanik GAK terhadap warga sekolah dapat diminimalisir. Pihak sekolah berharap situasi segera membaik sehingga proses belajar mengajar dapat kembali normal. (WL)


Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca