https://amazing-population.com/bm3yV.0/Pp3_pdvkbTmqV/JfZ/DL0L2rOeDOEJ3ENMzvAaxSL/T/Y/4sMkTrcb3/MIDeUn
DAERAH  

Aldem Maulana, Lewat Sinda Jaya Group Ambil Bagian Bantu Korban Banjir dan Longsor di Pijay

Meureudu,haba RAKYAT I Tragedi banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) Aceh, pada akhir tahun 2025 menarik perhatian banyak pihak. Salah satunya dari Sinda Jaya group, sebuah organisasi pemuda yang bergerak di bidang sosial, ekonomi, dan hukum.

Pendiri Sinda Jaya, Dek Aldem Maulana, bersama rekan-rekannya langsung meluncur ke area yang terkena dampak pada Rabu, 31 Desember 2025, untuk memberikan bantuan kepada korban banjir dan longsor.

Kehadiran mereka disambut dengan antusias oleh masyarakat dan anak-anak yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Bantuan yang diberikan mencakup Desa Blang Cut, serta Desa Meunasah Jurong Teupin Pukat, Kecamatan Meurah Dua.

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Sinda Jaya untuk selalu siap membantu masyarakat yang tengah mengalami kesulitan.

Dalam penjelasannya, Dek Aldem Maulana menekankan bahwa aktivitas ini dilakukan dengan niat tulus untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terkena dampak bencana. “Kami ingin memberikan kontribusi nyata untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di Pidie Jaya,” ujarnya.

Bantuan yang diberikan berupa logistik, makanan, dan kebutuhan dasar lainnya. Sinda Jaya juga berencana untuk terus memantau situasi dan memberikan bantuan lanjutan jika diperlukan.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang terdampak dan dapat mempercepat proses pemulihan,” tambah Dek Aldem Maulana.

Sinda Jaya group berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, terutama dalam situasi darurat seperti bencana alam.(AA/hR)


Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca