https://amazing-population.com/bm3yV.0/Pp3_pdvkbTmqV/JfZ/DL0L2rOeDOEJ3ENMzvAaxSL/T/Y/4sMkTrcb3/MIDeUn

Ayo Kenali Apa itu TPS3R, Program Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah – Reduce, Reuse, Recycle) adalah sistem pengelolaan sampah skala kawasan yang berfokus pada pengurangan, penggunaan kembali, dan pendauran ulang sampah melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. TPS3R memilah sampah rumah tangga menjadi organik (kompos/magot) dan anorganik (daur ulang) untuk mengurangi residu yang dibuang ke TPA. Di fasilitas ini, sampah dari rumah tangga tidak langsung dibuang, melainkan melalui beberapa tahap pengolahan. Mengelola sampah dengan prinsip 3R mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Pengurangan sampah berarti lebih sedikit sampah yang mencemari tanah dan air. Daur ulang mengurangi kebutuhan untuk bahan baku baru, mengurangi deforestasi dan pencemaran akibat proses produksi. Mengelola sampah dengan prinsip 3R mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Pengurangan sampah berarti lebih sedikit sampah yang mencemari tanah dan air.

Tempat Pengelolaan Sampah dengan Prinsip 3R (TPS3R) telah diimplementasikan di berbagai daerah di Indonesia sebagai solusi pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Dalam sistem pengelolaan sampah, ada beberapa istilah yang sering digunakan, seperti Bank Sampah, Tempat Pengolahan Sampah (TPS), dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Meskipun ketiga istilah ini berkaitan dengan pengelolaan sampah, mereka memiliki fungsi dan tujuan yang berbeda.
Bank Sampah: Fokus pada pemilahan dan daur ulang sampah di tingkat komunitas dengan tujuan mengurangi volume sampah yang dikirim ke TPA dan meningkatkan kesadaran masyarakat. TPS: Berfungsi sebagai fasilitas pengumpulan dan pengolahan awal sampah sebelum dikirim ke TPA. TPS mengelola sampah dari sumbernya, melakukan pemilahan dan pengolahan ringan, dan mengurangi beban pada TPA. TPA: Merupakan tempat akhir untuk penimbunan sampah setelah semua upaya daur ulang dan pengolahan awal. TPA dirancang untuk menampung sampah yang tidak dapat diproses lebih lanjut dan mengelola dampak lingkungannya.
Meskipun Bank Sampah, TPS, dan TPA memiliki fungsi yang berbeda dalam ekosistem pengelolaan sampah, masing-masing memainkan peran penting dalam mengelola sampah secara efektif. Bank Sampah berfokus pada daur ulang dan pemberdayaan komunitas, TPS mengolah sampah di tingkat lokal untuk mengurangi beban TPA, dan TPA berfungsi sebagai tempat pembuangan akhir untuk sampah yang tidak dapat diproses lebih lanjut. Pemahaman dan implementasi yang baik dari ketiga sistem ini dapat membantu menciptakan solusi pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. (Redaksi)


Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca