
Sigli,haba RAKYAT I Tanpa membedakan status dan kedudukan, dan sebagai bukti kepedulian terhadap sesama dalam musibah banjir yang melanda, Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Pidie, besok Sabtu 13 sampai Minggu 14 Desember 2025, akan menggelar gotong royong membersihkan rumah-rumah warga di tiga kecamatan.
Bakti Sosial (Baksos) bersih- bersih rumah warga ini meliputi wilayah Kecamatan Kembang Tanjong, Mutiara, dan Mutiara Timur, jelas Plt. Asisten II Setdakab Pidie, Apriadi Ahmad, S.Sos., Jum’at (11/12/2025), di Posko Bencana Alam Banjir, BPBD Pidie.
Aksi ini nantinya diikuti oleh seluruh ASN dari seluruh SKPK Pemkab Pidie, yang dikoordinir oleh para Asisten terkait. Aksi dibagi dalam tiga kecamatan, dan dilaksanakan secara serentak pada sabtu sampai minggu.
Di wilayah kecamatan, Camat bersama unsur Forkopincam serta para Keuchik, akan memandu lokasi yang akan dibersuhkan, kata Apriadi, dalam keterangan bersama Asisten I, Dr. Drs. H. Nadhar Putra, M.Si., dan Asisten III, Jufrizal, S.Sos., M.Si., serta didampingi oleh Kalak BPBD, Muhammad Rabiul, S.T., M.T.
“Aksi tanpa mengenal status dan kedudukan ASN Pemkab Pidie ini diharapkan juga ikut sertanya dunia usaha, para tokoh, serta masyarakat umum, sehingga nantinya akan semakin berkembangnya nilai-nilai kebersamaan serta lebih mempererat tali silaturahmi didalam masyarakat, seperti halnya dalam situasi bencana yang sedang kita hadapi ini,” harap Apriadi.

“Aksi-aksi serupa membantu sesama dalam bentuk gotong royong, merupakan budaya peninggalan endatu untuk kebaikan bersama, yang semestinya kita rawat hingga ke anak cucu kita. Dengan demikian, apapun yang kita rencanakan akan terlaksana dengan baik,” ujar Apriadi.
Plt. Asisten II juga menyampaikan, bahwa kegiatan ini sesuai arahan Bupati, H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., pada rakor perpanjangan status darurat bencana alam banjir, yang diikuti oleh unsur Forkopimda, Wabup, Sekda, BPBD, serta terkait lainnya, di pendopo setempat, Rabu (10/12/2025) malam.
Pada kesempatan yang sama, Kalak BPBD Pidie, Muhammad Rabiul, menyampaikan, untuk aksi Baksos ASN, agar masing-masing peserta membawa peralatan kerja, seperti cangkul, sapu, golok, dan sejenisnya.
“Sedangkan peserta membawa (membatu) kendaraan sejenis becak barang, betor, ataupun truk, nantinya BBM ditanggung oleh BPBD,” jelas Muhammad Rabiul.(AA/hR)
Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.










