https://amazing-population.com/bm3yV.0/Pp3_pdvkbTmqV/JfZ/DL0L2rOeDOEJ3ENMzvAaxSL/T/Y/4sMkTrcb3/MIDeUn

Bupati Aceh Utara Terima Buku Antologi “Titian Endatu” Karya MIN 14 Aceh Utara

Aceh Utara, haba RAKYAT
Karya terbaik siswa-siswi dan guru MIN 14 Aceh Utara berupa buku antologi dengan proses editorial dan desain sampul profesional resmi diterima pihak madrasah pada awal Agustus silam. Budaya literasi di lingkungan madrasah yang dipimpin H. Muhammad Yusuf, S.Pd.I kembali menoreh catatan membanggakan pada ajang kompetisi berliterasi paling bergengsi.

Hal itu diungkapkan Reffhi Bahrizal, S.Pd salah seorang guru Tim Literasi MIN 14 Aceh Utara, Sabtu (19/09/2026) pagi.

“Sebanyak 52 buku antologi hasil karya siswa-siswi madrasah dan guru kini menjadi bagian dari perjalanan literasi yang tidak hanya diapresiasi di lingkungan pendidikan, tetapi juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara,” ujarnya.

Apresiasi terhadap capaian ini diterima MIN 14 Aceh Utara pada momen peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) ke-67 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara pada 2 September 2026.

Pada kesempatan itu, Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil yang akrab disapa Ayah Wa memberikan apresiasi dan penghargaan kepada MIN 14 Aceh Utara atas pencapaian ini.

“Momentum saat itu tampak penuh makna, ketika kepala madrasah kami menyerahkan Buku Antologi “Titian Endatu” yang lahir dari tangan dan pemikiran siswa-siswi serta guru kepada orang nomor satu di kabupaten ini,” tambah guru Bahasa Inggris ini.

Lebih lanjut, Reffhi menjelaskan, buku antologi bertajuk “Titian Endatu” itu lahir dari kreativitas Tim Literasi MIN 14 Aceh Utara, yang diselenggarakan pihak Nyalanesia dan didukung Kanwil Kemenag Provinsi Aceh, Dinas Pendidikan Provinsi Aceh dan Kantor Kemenag Aceh Besar. Karya tersebut menjadi bukti bahwa tradisi membaca dan menulis dapat tumbuh sejak bangku pendidikan dasar apabila mendapat ruang, pendampingan, serta dukungan yang berkelanjutan.

“Alhamdulillah, kami merasa bangga dan bahagia dapat menyukseskan program literasi dari Nyalanesia ini, juga sangat berterimakasih kepada pimpinan atas dukungan yang luar biasa, sehingga mengantarkan MIN 14 Aceh Utara meraih penghargaan sebagai Madrasah Aktif Literasi Nasional dari Nyalanesia, dan juga mendapat penghargaan dari Pemerintah Daerah,” tutup Reffhi.

Pencapaian ini, selain menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar madrasah, juga menambah warna positif bagi dunia pendidikan di Aceh Utara. Penghargaan sebagai Madrasah Aktif Literasi Nasional menjadi momentum penting bagi MIN 14 Aceh Utara untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam membangun kemampuan peserta didik untuk menuangkan gagasan, pengalaman, dan pengetahuan melalui tulisan. Oleh karenanya, mengajak seluruh unsur madrasah yang secara konsisten memberikan perhatian terhadap pengembangan budaya literasi. (Yoes)


Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca