Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu bersama Direktur Utama PTPN IV Jatmiko Krisna Sentosa dan Andy F. Noya (Kick Andy), saat melakukan kunjungan ke lokasi Hunian Tetap (Huntap) Desa Hapesong Baru Dusun Tamansari, serta Pondok Rangkul (Posko Hapesong), Kecamatan Batang. Foto : Rahmad Nduru/haba RAKYAT.
TAPANULI SELATAN – haba RAKYAT l Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Gus Irawan Pasaribu bersama Direktur Utama PTPN IV Jatmiko Krisna Sentosa dan Andy F. Noya (Kick Andy) melakukan kunjungan ke lokasi Hunian Tetap (Huntap) Desa Hapesong Baru Dusun Tamansari, serta Pondok Rangkul (Posko Hapesong), Kecamatan Batang Toru, dalam rangka meninjau langsung progres pemulihan pascabencana banjir dan longsor yang melanda Tapsel pada 25 November lalu.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Gus Irawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada PTPN IV atas dukungan luar biasa sejak hari-hari awal bencana.
Ia menjelaskan bahwa banyak desa di Tapsel berbatasan langsung dengan areal PTPN, sehingga peran perusahaan sangat strategis dalam penanganan pengungsian masyarakat terdampak.
“Terima kasih Pak Dirut PTPN IV. Ini support luar biasa. Sejak awal kejadian, masyarakat kami yang mengungsi banyak ditampung di rumah-rumah karyawan PTPN. Ini sangat membantu kami di masa-masa sulit,” ujar Bupati, Selasa 27/01/2026.

Bupati memaparkan, di lahan PTPN IV telah disiapkan beberapa lokasi relokasi korban bencana. Di kawasan Hapesong disediakan lahan sekitar 15 hektare untuk pembangunan 245 unit hunian sementara (huntara) dan direncanakan 700 unit hunian tetap (huntap). Selain itu, terdapat lokasi lain seluas 5 hektare untuk 214 unit huntap yang menampung dua dusun dari dua desa berbeda, yakni Dusun Simatohir dan Dusun Lobu Uhom.
Tak hanya itu, di Kebun Marpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, PTPN IV juga menyediakan lahan 5 hektare untuk relokasi total 186 kepala keluarga. Secara keseluruhan, sekitar 30 hektare lahan PTPN IV dialokasikan untuk mendukung pemukiman kembali warga terdampak bencana di Tapsel.
Menurut Bupati, pembangunan huntap di Desa Hapesong Baru merupakan hasil gotong royong berbagai pihak, dengan bangunan didukung Yayasan Kemanusiaan Buddha Tzu Chi, lahan dari PTPN IV, serta gagasan yang digagas melalui Kementerian PKP.
RN/hR
Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.






