
Sigli,haba RAKYAT I Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperdagkop UKM) Kabupaten Pidie, Cut Afrianidar, S.H., M.Si, C.P.M.P., menjadi narasumber dalam pertemuan rutin Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pidie.
Pertemuan rutin DWP dalam bentuk sosialisasi dengan mengusung tema “Peran Wirausaha Sosial bagi Pemberdayaan Perempuan”, dibuka secara resmi oleh Ketua DWP Kabupaten Pidie, Ny. Saptati Rengganis Samsul Azhar, S.P., Selasa (05/05/2026).
Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat DWP Pidie, dan turut dihadiri oleh para pengurus serta para anggota. Dan mereka terlihat sangat antusias mengikuti jalannya sosialisasi.

Dalam pemaparannya, Cut Anda, sapaan akrab Cut Afrianidar, menjelaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui kewirausahaan.
Menurutnya, perempuan dituntut untuk mampu melihat peluang usaha serta memanfaatkannya secara optimal guna mendorong peningkatan pendapatan keluarga.
“Kewirausahaan adalah keberanian untuk melihat dan memanfaatkan peluang bisnis. Menjadi seorang entrepreneur tidak hanya membuka kesempatan menjadi pemimpin dalam usaha sendiri, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas, termasuk membantu masyarakat sekitar,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa seorang wirausahawan harus memiliki karakter pekerja keras, optimis, inovatif, serta memiliki dorongan kuat untuk berprestasi.
Namun demikian, terdapat sejumlah faktor yang dapat menghambat tumbuhnya jiwa kewirausahaan, di antaranya pola asuh orang tua yang kurang mendorong kemandirian anak, sikap yang terlalu protektif, serta anggapan bahwa berwirausaha merupakan pekerjaan yang kurang menjanjikan dan penuh risiko.
Lebih lanjut, Cut Anda merekomendasikan beberapa sektor usaha yang dinilai memiliki prospek berkelanjutan, seperti bisnis kecantikan, kesehatan, kuliner, serta usaha berbasis ketahanan pangan yang dapat dikembangkan dari pekarangan rumah.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan motivasi kepada para peserta agar tidak ragu memulai usaha. “Siapa pun boleh meniru usaha kita, karena rezeki tidak akan pernah tertukar. Larisnya usaha orang lain tidak akan mengurangi rezeki kita, dan sebaliknya. Rezeki datang dari Allah SWT yang menggerakkan hati para pembeli,” ungkap Cut Anda, dalam sosialisasi tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pidie dapat semakin termotivasi untuk mengembangkan usaha mandiri, berdaya saing, serta berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian keluarga dan daerah.(AA/hR)
Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
