DAERAH  

Dandim 0102/Pidie Dampingi Danrem 011/LW Sambut Kedatangan Menhan dan Panglima TNI Tinjau Pasca Banjir Pijay

Sigli,haba RAKYAT I Komandan Kodim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., bersama Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf. Ali Imran, penyambut kedatangan Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, M.B.A., dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Kabupaten Pidie Jaya (Pijay), Sabtu (29/11/2025).

Kunjungan para pejabat tinggi Republik Indonesia ini dilakukan dalam rangka meninjau langsung kondisi pengungsi terdampak pasca banjir besar yang melanda Pijay serta memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan terkoordinasi.

Turut hadir juga dalam rombongan Menhan, antara lain Mendagri Jenderal Pol (Purn.) M. Tito Karnavian, Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, Pangdam IM Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, Wagub Aceh Fadhlullah, Dirut PLN Darmawan Prasodjo, serta sejumlah pejabat strategis pemerintah pusat dan daerah.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah tenda pengungsian di Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu. Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, beserta rombongan
terjun langsung ke lokasi yang terdampak banjir, dan memasuki tenda pengungsi untuk berdialog dengan warga mengenai kebutuhan mendesak dan kendala yang mereka hadapi.

Usai itu, rombongan bergerak ke lokasi penampungan pengungsi lainnya di Aula Chik Pante Geulima, Desa Mayang Cut, yang mana menampung ratusan warga dari berbagai desa terdampak.

Dalam keterangannya kepada media, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, menegaskan, sejumlah langkah strategis yaitu selain meninjau kelokasi banjir, Ia juga memberikan kebutuhan dasar yang akan segera disalurkan meliputi Pakaian, Obat- obatan, Makanan,
dengan distribusi menggunakan helikopter TNI untuk menjangkau titik-titik yang sulit ditembus.

Selain itu, pemerintah pusat memastikan pembangunan jembatan Bailey darurat di jalur nasional Banda Aceh–Medan yang terputus total akibat di terjang banjir, salah satunya di Gampong Manyang Cut, Pijay, agar lalulintas, aktivitas masyarakat serta roda perekonomian daerah dapat normal kembali.

Harapannya, kepada pemerintah daerah yang berdampak banjir agar aktif mendatangi dan mendata seluruh titik pengungsian, mempercepat evakuasi warga yang terjebak, serta mengutamakan pemulihan akses dan layanan publik.

Interaksi langsung Menhan dan Panglima TNI beserta rombongan dengan pengungsi memberikan dorongan moral bagi masyarakat yang mengalami tekanan akibat bencana.

Kehadiran pejabat pusat juga memperkuat koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan lembaga terkait dalam penanganan bencana banjir lanjutan.

Sementara itu. Danrem 011/Lilawangsa, bersama Dandim 0102/Pidie, terus berupaya dengan mengerahkan personel TNI di lapangan untuk membatu penanggulangan pasca bencana, serta membatu pendistribusian logistik dan evakuasi korban.(AA/hR)


Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca