
Sigli,haba RAKYAT I Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., bersama Forkopimda Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) meresmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Blang Dalam, Kecamatan Bandar Dua, Pijay, Aceh, Selasa (28/07/2026).
Jembatan bantuan Presiden RI ini menghubungkan Desa Blang Dalam dengan Desa Pantang Cot Baloi dan diharapkan menjadi solusi atas kendala akses warga selama ini.

Buka Isolasi, Lancarkan Aktivitas Warga
Peresmian dihadiri Bupati Pijay H. Sibral Malasyi, MA., S.Sos., M.E., Kapolres AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H., serta Unsur Forkopimda lainnya, Sekda Dr. Munawar Ibrahim, SKp., M.PH., para keuchik, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan pelajar SD.
Dandim 0102/Pidie mengatakan jembatan ini bukti nyata negara hadir menjawab kebutuhan infrastruktur warga.

“Jembatan ini bantuan Bapak Presiden. Dengan adanya jembatan, mobilitas masyarakat lancar, ekonomi dan sosial berkembang, serta berdampak pada peningkatan kesejahteraan,” ujar Letkol Abdul Hadi.
Menurutnya, infrastruktur layak memberi ruang lebih luas bagi warga untuk bekerja, mengakses pendidikan, dan pelayanan kesehatan.
“Petani lebih lancar bawa hasil panen, anak-anak lebih aman ke sekolah, dan warga lebih cepat dapat layanan publik,” lanjutnya.
Penghubung Fisik Sekaligus Penghubung Harapan
Bupati Pijay H. Sibral Malasyi menyebut Jembatan Perintis Garuda bukan hanya penghubung fisik dua desa, tapi juga penghubung harapan masyarakat.
“Dengan jembatan ini, ekonomi semakin lancar, anak sekolah lebih aman, petani mudah angkut hasil, dan akses layanan publik lebih cepat,” ungkap Bupati.
Bupati juga mengapresiasi sinergi pemerintah pusat, daerah, TNI, dan masyarakat. Pemkab Pijay berkomitmen terus membangun infrastruktur berkualitas dan merata sebagai fondasi kesejahteraan.
“Kami harap jembatan ini memicu tumbuhnya ekonomi, memperkuat hubungan antargampong, dan membuka peluang pembangunan lebih luas di Bandar Dua,” kata Bupati.

Jaga Bersama untuk Masa Depan
Dandim mengajak warga merawat jembatan agar manfaatnya bisa dirasakan generasi sekarang dan mendatang.
“Ini bentuk sinergi dan kepedulian bersama. Pemerintah, TNI, dan masyarakat punya tanggung jawab menjaga agar pembangunan ini berkelanjutan,” tegasnya.

Dengan tersambungnya Blang Dalam dan Pantang Cot Baloi, warga kini punya akses baru. Akses ini diharapkan memperlancar ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan mempererat hubungan sosial antarwarga.
Jembatan Gantung Perintis Garuda kini menjadi simbol nyata kehadiran negara di tengah masyarakat Kecamatan Bandar Dua.(AA)
Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







