
Meureudu,haba RAKYAT I Komitmen TNI menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat persatuan di Aceh kembali ditegaskan. Hal itu terlihat dari kehadiran Komandan Korem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran, M.Tr.Han., bersama Komandan Kodim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., pada Apel Kebangsaan Indonesia Damai Kabupaten Pidie Jaya, Senin (14/09/2026).
Apel yang dipimpin langsung Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malaysi, MA., S.Sos., M.E., berlangsung di halaman Gedung MTQ, Desa Manyang Cut, Kecamatan Meureudu. Kegiatan ini diikuti Forkopimda, TNI, Polri, ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat, ormas, pelajar, dan masyarakat setempat.

Kehadiran Danrem dan Dandim menjadi wujud nyata dukungan TNI terhadap upaya pemerintah daerah dalam memperkokoh persatuan, menjaga kondusivitas wilayah, dan membangun sinergi bersama seluruh elemen masyarakat.
Rangkaian apel diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Himne Aceh. Kemudian dilanjutkan pembacaan Deklarasi Damai oleh Ketua KNPI Pidie Jaya, Marhaban, yang diikuti seluruh peserta.

Isi deklarasi memuat komitmen mempertahankan Pancasila dan UUD 1945, menjaga simbol-simbol negara, melestarikan Bhinneka Tunggal Ika, serta menolak dan mengutuk keras segala bentuk tindakan yang merendahkan lambang Negara Republik Indonesia.
Usai apel, Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran menegaskan apel kebangsaan ini sebagai bentuk penguatan sinergi dengan seluruh komponen masyarakat untuk menjaga kondusivitas wilayah.
“Melalui apel kebangsaan ini, kita menegaskan bahwa situasi di Kabupaten Pidie Jaya kondusif dan aman. Masyarakat masih berpedoman pada nilai-nilai nasionalisme, setia kepada ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta tetap berada dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Brigjen TNI Ali Imran.
Ia juga menyebut hubungan TNI dengan masyarakat di Pidie dan Pidie Jaya selama ini berjalan solid. Sinergi itu terlihat saat Pidie Jaya dilanda banjir beberapa waktu lalu.
“Termasuk saat Kabupaten Pidie Jaya mengalami bencana banjir, kita bersama- sama bekerja dalam penanggulangan dan sampai saat ini masih fokus pada tahap pemulihan,” jelasnya.
Lebih lanjut Danrem mengajak TNI, Polri, ASN, ulama, tokoh masyarakat, dan generasi muda untuk terus memperkuat sinergi menjaga keamanan dan kedamaian.

“Keamanan tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama. Wilayah yang kondusif sangat berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat, baik di sektor ekonomi, pendidikan, maupun kehidupan sosial,” pungkasnya.
Kehadiran Danrem 011/Lilawangsa bersama Dandim 0102/Pidie dan personel TNI pada Apel Kebangsaan Indonesia Damai tersebut menjadi penegasan bahwa TNI senantiasa hadir bersama rakyat, memperkuat persatuan, menjaga perdamaian, dan mendukung terciptanya wilayah yang aman serta kondusif demi keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Pidie Jaya.(AA/hR)
Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.





