Komunitas Pemuda Subuh (KOMPAS) Aceh Utara menggelar Safari Subuh dan zikir bersama para pemuda di Masjid Haji Muhammad Hanafiah (HMH), Desa Ranto Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. Foto : Rajalie/haba RAKYAT.
Lhoksukon – habarakyat.co.id | Komunitas Pemuda Subuh (KOMPAS) Aceh Utara menggelar Safari Subuh dan zikir bersama para pemuda di Masjid Haji Muhammad Hanafiah (HMH), Desa Ranto Kecamatan Lhoksukon Aceh Utara, Sabtu (11/04/2026).
Masjid yang dikenal sebagai salah satu yang terindah di Aceh ini menjadi ruang pertemuan antara ketenangan Subuh dan semangat kebangkitan generasi muda.
Kegiatan yang dihadiri oleh kalangan pemuda dan jamaah umum ini berlangsung khidmat. Lantunan zikir yang mengalun pelan seakan menembus relung qalbu, menghadirkan kesadaran bahwa perubahan besar sering kali lahir dari langkah kecil yang konsisten, seperti bangun di waktu Subuh dan melangkah menuju masjid.
Ketua KOMPAS Aceh Utara, Dr (C). Ir. Muhammad Hatta, S.ST., M.T., CPS., CPPS., CMPS., CCLS., CTRS., CCHS., didampingi Penasehat KOMPAS Aceh Utara, Ustadz H. Shaifuddin Fuady, S.Ag., M.A., yang juga Imam Besar Masjid HMH, menyampaikan bahwa Safari Subuh merupakan langkah strategis dalam membangun disiplin dan karakter generasi muda.
Menurutnya, disiplin adalah fondasi utama dalam membentuk sikap dan kepribadian pemuda. Pemuda yang disiplin akan melahirkan attitude yang baik.
Ia menjelaskan bahwa disiplin tidak hanya dimaknai sebagai ketepatan waktu atau kebiasaan bangun pagi, tetapi merupakan komitmen terhadap nilai, konsistensi dalam kebaikan, serta kekuatan dalam menjaga integritas diri. Subuh, lanjutnya, adalah ruang pembelajaran paling awal dalam membangun disiplin tersebut.
“Tidak semua orang mampu bangun ketika yang lain masih terlelap, dan tidak semua pemuda mampu melangkah ke masjid saat suasana masih sunyi. Namun di situlah proses pembentukan karakter itu dimulai,” ungkap Koordinator Humas dan Kerjasama Politeknik Negeri Lhokseumawe.
Lebih lanjut, pria yang sering disapa Bung Hatta menegaskan bahwa dari disiplin akan lahir sikap yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
“Dari disiplin itulah lahir attitude, cara kita berbicara menjadi lebih santun, cara kita berpikir menjadi lebih jernih, dan cara kita bersikap menjadi lebih bijak. Pemuda yang terbiasa dengan Subuh berjamaah akan terbiasa dengan keteraturan hidup. Pemuda yang menjaga waktunya dengan Allah akan dijaga langkahnya dalam kehidupan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Safari Subuh bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan yang memiliki nilai strategis dalam membangun peradaban.
“Maka Safari Subuh ini bukan sekadar kegiatan, tetapi gerakan membangun peradaban. Dari masjid, dari Subuh, dari pemuda. Karena sejatinya, masa depan tidak dibangun oleh mereka yang hanya kuat dalam wacana, tetapi oleh mereka yang kuat dalam disiplin dan indah dalam akhlak,” tegas Bung Hatta.
Kegiatan ini turut diisi dengan tausiah oleh Abi Abdul Hamid, S.Sy., Penasehat KOMPAS Aceh Utara sekaligus Pimpinan Dayah Ar Raudhah Lhoksukon. Bertindak sebagai imam adalah Tgk. Fachrul Rozi, Bendahara KOMPAS Aceh Utara, zikir dipandu oleh Tgk. Zulkarnaini Ismail dari Langkahan, MC oleh Tgk. Irfan Hadi, CPS, dan muazzin oleh Tgk. Muammar Salim, S.E., yang juga muazzin tetap Masjid HMH dan Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon.
Safari Subuh ini mendapat dukungan dari berbagai organisasi kepemudaan dan instansi, di antaranya Pemuda Pancasila Aceh Utara, KNPI Aceh Utara, HATHAR Aceh Utara, BKPMRI Aceh Utara, ASMENT, Bank Syariah Indonesia Cabang Lhoksukon, Bank Aceh Syariah Cabang Lhoksukon, Biker Subuhan Lhoksukon, serta LPPSDM BKPMRI Aceh Utara.
Melalui kegiatan ini, KOMPAS Aceh Utara menegaskan komitmennya untuk terus menggerakkan pemuda dalam kegiatan positif berbasis masjid, guna membentuk generasi yang disiplin, berakhlak, dan memiliki kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Lie/hR
Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













