https://amazing-population.com/bm3yV.0/Pp3_pdvkbTmqV/JfZ/DL0L2rOeDOEJ3ENMzvAaxSL/T/Y/4sMkTrcb3/MIDeUn
DAERAH  

Didampingi Dandim dan Kapolres Pidie, Bupati H. Sarjani Resmikan Jembatan Gantung Garuda Gampong Baro Yaman-Tiba Mesjid

Sigli,haba RAKYAT I Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., didampingi oleh Dandim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., dan Kapolres AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., meresmikan Jembatan Gantung Garuda Gampong Baro Yaman-Tiba Mesjid yang menghubungkan Kecamatan Mutiara dan Kecamatan Mutiara Timur, Sabtu (07/02/2026).

Peresmian ini diawali dengan prosesi adat Peusijuk (Tepung Tawar) sebagai tanda syukur atas selesainya pembangunan jembatan ini.

Jembatan gantung Garuda ini merupakan bagian dari program pembangunan 1.000 jembatan nasional bantuan Presiden melalui Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Pembagunan jembatan gantung sepanjang 70 meter dan lebar 1,3 meter tersebut butuh waktu selama dua minggu, dikerjakan oleh Satgas Gulbencal TNI dengan melibatkan personel Kodim 0102/Pidie, Yonif TP 857/GG, serta tim Vertical Rescue Indonesia (VRI).

Kehadiran jembatan gantung Garuda ini dinilai strategis karena akan memangkas jarak tempuh warga sekaligus memperlancar aktivitas perekonomian, pertanian, pendidikan, dan interaksi sosial masyarakat setempat dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Pidie menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan bekerja keras, mulai dari tahap perencanaan hingga selesainya pembangunan jembatan gantung Garuda tersebut.

Menurut Bupati, keberadaan jembatan gantung Garuda ini tidak hanya dimaknai sebagai pembangunan fisik semata, melainkan sebagai simbol konektivitas dan persaudaraan antar masyarakat di kedua kecamatan.

“Jembatan ini menjadi penghubung penting bagi aktivitas masyarakat, baik bagi petani dalam mengangkut hasil bumi, anak-anak menuju sekolah, maupun warga yang ingin beribadah dan bersilaturahmi,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati berharap dengan selesainya pembangunan jembatan ini dapat meningkatkan akses ekonomi masyarakat, serta mempermudah jangkauan terhadap layanan kesehatan dan pendidikan. Selain itu, jembatan tersebut diharapkan mampu mempererat ukhuwah islamiyah antar warga Kecamatan Mutiara dan Kecamatan Mutiara Timur.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengimbau masyarakat agar menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun. “Anggaplah jembatan ini sebagai milik kita bersama. Jagalah kebersihannya, perhatikan batas beban muatan, dan segera laporkan apabila terdapat kerusakan, agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” pesan saat peresmian.

Turut Hadir Unsur Forkopimda Kabupaten Pidie, Plh. Sekda, Dr. H. Nadhar Putra, M.Si, Plh Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Muntahar, S.T., M.A.P., Camat Mutiara dan Camat Mutiara Timur beserta Unsur Forkopincam, Para Imum Mukim, Keuchik, Tuha Peut serta Para Tokoh Masyarakat dari kedua kecamatan.

Kolaborasi antara TNI, relawan, dan masyarakat menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang kebersamaan dalam membangun masa depan wilayah yang lebih baik

Diharapkan, dengan peresmian jembatan ini dapat memperlancar akses aktivitas masyarakat, meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mempererat hubungan antar warga di Kecamatan Mutiara dan Kecamatan Mutiara Timur.(AA/hR)


Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca