banner 325x300

banner 728x90

DAERAH  

Dijadikan Bak Sampah Oleh Warga, Jembatan Tutue Puteh Kota Sigli Jorok Dan Rawan Kecelakaan

banner 120x600

Sigli, haba RAKYAT | Warga Kota Sigli, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, sampai hari ini masih saja membuang sampah di sembarangan tempat, padahal di Gampong-gampong dalam Kota Sigli sudah ada Bak sampah dan Betor pengangkut sampah, baik dari program KOTAKU maupun yang didanai dengan Dana Gampong (DG), termasuk yang telah disediakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pidie.

Amatan awak media ini, Senin (02/05/2022) lebaran hari pertama, serakan sampah terlihat dimana-mana, ada yang dibuang ke sungai bahkan diatas lantai jembatan. Sungguh suatu pemandangan yang “menyedihkan” di era modern yang serba higenis, tetapi orang-orang masih berperilaku tidak populer.

Kondisi ini bisa dilihat di Sungai krueng tukah Blang Paseh, Sungai Krueng Baro Kota Sigli, tanggul depan Pendopo Bupati, juga diatas jembatan Tutue Puteh, jalan Rawa.

Seperti halnya di jembatan Tutue Puteh, jalan Rawa, warga yang melintas maupun warga seputaran jembatan tersebut, saban hari “melempar” bungkusan sampah yang sengaja mereka bawa dari rumah. Dengan menggunakan sepmor ataupun mobil, mereka lemparkan begitu saja sampah-sampah rumahan tadi di lantai jembatan.

Fenomena sampah sembarangan tempat memang sudah umumnya, namun jembatan dijadikan “bak sampah” di Kota Sigli sungguh tidak lazim. Tetapi itulah yang terlihat di Jembatan Puteh jalan Rawa, Kota Sigli.

Bukan hanya tak sedap dipandang dan menimbulkan bau menyegat, kondisi ini juga menarik ternak untuk “menyampah”, sehingga berbahaya bagi pengendara. Kecelakaan kerap terjadi di jembatan ini, bahkan pernah memakan korban.

Kesadaran para pelaku dan kepedulian kita semua yang bisa merubah suasana tidak nyaman ini. “Kebersihan bagian dari iman”, marilah kita memaknainya dengan ikhlas. (AA/hR)

banner 325x300