
Pijay,haba RAKYAT I – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) terbatas persiapan verifikasi Program Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana (PRRP), Rabu (08/07/2026).
Rapat dipimpin langsung Kepala DPMG Pijay, Saiful, S.Pd., M.Pd., dengan agenda utamanya menyambut kedatangan Tim Identifikasi Lokasi Pembangunan Sarpras PRRP dari Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, Kementerian Desa, PDT.
Turut hadir Asisten I Sekdakab, Bappeda, Dinas PUPR, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Inspektorat, serta staf DPMG. Dari Kemendes PDT hadir PIC PRRP Wilayah Aceh-Sumatera, Poltak Napitupulu, S.T., M.Si., bersama tim Tarzo, Lukman, Rijal Wahyu, dan Dani.
Dari Tim Pendamping Profesional (TPP) hadir Korkab Syukri, Fauzi, Fadly, dan Ibrahim selaku PIC Infrastruktur dan Kebencanaan.
Sambutan DPMG & Asisten I
Saiful menyampaikan selamat datang kepada Tim Verifikasi dan Validasi yang akan turun langsung ke lapangan selama 3 hari ke depan.
“Semoga apa yang telah kami sampaikan dalam proposal benar-benar sesuai dengan kondisi riil yang akan dilihat oleh tim di lapangan nantinya. Kami berharap kegiatan selama tiga hari ke depan di Pidie Jaya dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Asisten I Sekdakab Pidie Jaya, Muzakkir, yang mewakili Bupati menyampaikan salam dan permohonan maaf karena Bupati dan Wakil Bupati sedang bertugas di luar daerah.

“Atas nama Pemkab Pijay, kami menyambut baik kedatangan tim verifikasi. Karena bapak Bupati dan Wakil Bupati sedang ada agenda di luar daerah, maka hari ini saya diminta untuk mendampingi tim mulai hari ini hingga selesai. Semoga apa yang dibangun ini benar-benar merupakan kebutuhan masyarakat, bukan hanya keinginan dari kita,” tegas Muzakkir.
Ia juga berharap program PRRP berkelanjutan, khususnya untuk pemulihan ekonomi warga pascabencana. “Program pembangunan fisik ini harus menjadi pintu masuk untuk pemulihan ekonomi warga,” pungkasnya.
5 Usulan Kegiatan di 7 Desa
Untuk Kabupaten Pidie Jaya, terdapat 7 titik lokasi usulan pembangunan dengan total anggaran miliaran rupiah:
- Pembangunan Jalan: Desa Raya, Rp460 juta
- Pembangunan Jembatan: Desa Jurong Minje, Rp710 juta
- Pembangunan PAUD: Desa Buangan dan Desa Meuko Meugit, Rp360 juta per unit
- Kegiatan Ketapang: Desa Beurawang dan Desa Babah Kreung, Rp235 juta per desa
- Penanggulangan Sampah: Desa Menasah Balek, Rp180 juta
Sinergi Pendampingan
PIC Infrastruktur TPP, Ibrahim, menekankan pentingnya pendampingan dari perencanaan hingga pengawasan.
“Kami mengimbau agar semua stakeholder dan para pihak untuk sama-sama mendampingi desa, mulai dari tahap Musyawarah Desa perencanaan hingga pengawasan. Dengan demikian, desa dapat melaksanakan program dengan baik dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Ibrahim.
Rakor ini menegaskan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, TPP, dan pemangku kepentingan lainnya agar penyaluran bantuan PRRP tepat sasaran. Tim verifikasi dijadwalkan mulai turun ke lapangan dalam waktu dekat untuk mencocokkan usulan proposal dengan kondisi aktual di 7 desa.(AA/hR)
Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.






