Video pemberitaan yang beredar luas di medsos dan memicu kegaduhan itu terbukti sepenuhnya bohong dan hoaks. Foto : Wiji Lastini/haba RAKYAT.
LAMSEL – habarakyat.co.id|Kabar yang menyebar luas lewat media sosial berupa video diklaim sebagai letusan terbaru Gunung Anak Krakatau atau GAK dipastikan tidak benar atau hoaks.
Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari Fraksi PDIP, Merik Hapit, turun langsung ke lokasi untuk meluruskan fakta. “Saya Merik Hapit selaku Anggota DPRD Dapil Kalianda-Rajabasa turun langsung ke lokasi. Video pemberitaan yang beredar dan memicu kegaduhan itu terbukti sepenuhnya bohong dan hoaks,” ujarnya, Minggu (5/7/2026).
Merik Hapit mengecam keras tindakan tidak bertanggung jawab tersebut. “Ini bukan sekadar salah informasi, tapi sudah merupakan upaya sengaja merusak citra dan mematikan harapan ekonomi bagi warga. Pulau Sebesi adalah masa depan andalan wisata Krakatau. Bagaimana bisa potensi besar ini ternoda karena ulah segelintir orang?” tegasnya. Ia juga meminta aparat penegak hukum segera melacak dan memproses tegas pelakunya.
Gunung Anak Krakatau atau GAK merupakan gunung api aktif yang terletak di Selat Sunda, wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Saat ini PVMBG menetapkan status GAK pada Level III Siaga. Masyarakat, nelayan, dan wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif demi keselamatan.
Klarifikasi juga disampaikan Bhabinkamtibmas Desa Canti Aipda Deni Meydinistira. Hasil penelusuran menunjukkan video itu adalah rekaman lama atau editan. “Jangan mudah percaya video yang diklaim erupsi terbaru. Itu hoaks. Tetap tenang tapi waspada. Pastikan dulu lewat kanal resmi PVMBG, BMKG, BPBD, atau kepolisian,” tutup Deni.
WL/hR
Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.






