https://amazing-population.com/bm3yV.0/Pp3_pdvkbTmqV/JfZ/DL0L2rOeDOEJ3ENMzvAaxSL/T/Y/4sMkTrcb3/MIDeUn
DAERAH  

Dua Jembatan Gantung di Wilayah Pedalaman Aceh Barat Selesai di Rehab

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat telah selesai merehab dua jembatan gantung yang menghubungkan desa Lawet- Keutambang Kecamatan Pante Ceureumen dan jembatan gantung di desa Tamping Kecamatan Panton Reu di wilayah pedalaman Kabupaten Aceh Barat. Foto : Mardianto/haba RAKYAT.

MEULABOH – haba RAKYATco.id | Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat telah selesai merehab dua jembatan gantung di wilayah pedalaman Kabupaten Aceh Barat.

Adapun dua jembatan gantung yang telah selesai diperbaiki tersebut yakni jembatan gantung penghubung desa Lawet- Keutambang Kecamatan Pante Ceureumen dan jembatan gantung di desa Tamping Kecamatan Panton Reu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kadis PUPR Aceh Barat, Fadly Octora, ST, menyebutkan perbaikan jembatan gantung yang terletak di wilayah pedalaman kecamatan Pante Ceureumen dan Panton Reu merupakan prioritas pemerintah daerah, mengingat kondisi jembatan gantung penghubung antar desa ini sudah parah terjadi kerusakan, baik lantai jembatan sudah lapuk dan berlobang maupun jaring kawat sisi kiri dan kanan nyaris putus, hal ini sangat berbahaya dan menganggu aktifitas masyarakat setempat saat melintas.

Alhamdulillah, sesuai arahan bapak Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP,.MM, tim PUPR langsung melakukan perbaikan jembatan gantung di desa Lawet di Kecamatan Pante Ceureumen dan desa Tamping Kecamatan Panton Reu dan sudah selesai dan saat ini sudah nyaman dilintasi kendaraan dan aktifitas masyarakat setempat kembali lancar,” kata Fadly Octora, Senin (09/02-2026)

Ia menjelaskan bahwa walaupun keterbatasan ketersediaan anggaran yang dimiliki dinas PUPR, namun perbaikan jembatan gantung di wilayah pedalaman Aceh Barat ini menjadi skala prioritas pemerintah daerah untuk kenyamanan aktifitas bagi masyarakat setempat

Apalagi, kata dia, kondisi lantai jembatan sudah gantung tersebut sudah tua terutama lantai jembatan tentunya sangat berbahaya dan sudah saatnya diperbaiki dengan mengganti lantai baru dan jaring jembatan sisi kiri dan kanan untuk memberi kenyamanan bagi aktivitas masyarakat sehari-hari,” katanya

Fadly berharap dengan selesainya perbaikan jembatan gantung penghubung desa Lawet- Keutambang dan juga jembatan desa Tamping ini diwilayah pedalaman Aceh Barat ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat terutama petani dalam membawa hasil kebun, dan juga memberi kenyamanan akses bagi anak sekolah

“Harapan kami kepada tokoh masyarakat setempat agar dapat merawat jembatan gantung yang telah selesai diperbaiki agar dapat bertahan lama dan tidak dilewati oleh kendaraan yang melebihi donasi, karena dikuatirkan jembatan akan cepat rusak,” pungkasnya.

Masyarakat Desa Lawet Kecamatan Pante Ceureumen dan Desa Tamping Kecamatan Panton Reu menyampaikan apresiasinya atas selesainya rehabilitasi jembatan gantung yang menjadi satu-satunya akses transportasi menuju ibu kota kecamatan.

Warga juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Aceh Barat, Tarmizi, dan dinas PUPR Aceh Barat yang telah berkenan memperbaiki jembatan gantung yang sebelumnya rusak parah dan sangat berbahaya saat dilintasi

Selama jembatan gantung itu rusak, warga terpaksa bergelantung pada sisa kawat baja jembatan yang terhubung pada kedua sisi sungai sekaligus melangkah hati-hati menapak lantai jembatan yang sudah lapuk dan berlobang-lobang.

Kini warga bisa tersenyum sumringah. Perbaikan jembatan gantung sudah tuntas direhab. Sarana transportasi utama kini sudah nyaman dilalui tanpa mara bahaya, timpal Muhammad warga Desa Lawet.

Mdn/hR


Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca