
Sigli,haba RAKYAT I Pemerintah Kabupaten Pidie bekerjasama dengan Pemerintah Aceh melalui anggaran APBA melaksanakan Pasar Murah di tiga kecamatan terdampak bencana alam dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Pelaksanaan Pasar Murah dilaksanakan secara bertahap, yaitu di Kecamatan Tangse pada Rabu, 14 Februari 2026, Kecamatan Mutiara pada Minggu, 15 Februari 2026, dan di Kecamatan Kembang Tanjong pada Senin, 16 Februari 2026.

Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, S.H., M.H., diwakili oleh Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ass II), Apriadi Ahmad, S.Sos, saat meninjau langsung ke lokasi Pasar Murah di Kecamatan Kembang Tanjong, Senin (16/02/2026).
Pada kesempatan tersebut, Plt. Ass II Setdakab Pidie Apriadi Ahmad, yang didampingi oleh Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperdagkop UKM) Pidie, Cut Afrianidar, S.H., M.Si., C.P.M.P., dan Kasat Reskrim Polres Pidie AKP. Dedy Miswar, S.Sos., M.H., yang mewakili Kapolres.
Disela kunjungannya, Plt. Ass II Apriadi Ahmad, menyampaikan bahwa kegiatan ini diprioritaskan bagi wilayah yang terdampak bencana alam sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang sedang mengalami pemulihan ekonomi.
“Pasar murah menyambut Ramadhan ini kami fokuskan pada tiga kecamatan terdampak bencana. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Pidie juga akan melaksanakan pasar murah di kecamatan lainnya dengan dukungan anggaran APBK,” ujar Apriadi.

Lebih lanjut Apriadi menjelaskan, bahwa pelaksanaan Pasar Murah pada tahap awal ini memang hanya dapat dilakukan di tiga kecamatan sesuai arahan Bupati, dengan memusatkan kegiatan di wilayah terdampak bencana alam.
“Untuk saat ini, Pasar Murah baru bisa dilaksanakan di tiga kecamatan terdampak bencana, ini sesuai arahan Bupati, bapak H. Sarjani Abdullah. Ke depan, setelah penetapan anggaran APBK, kami akan melaksanakan pasar murah di kecamatan-kecamatan lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa pelaksanaan Pasar Murah pada tahap ini menggunakan dukungan anggaran dari Pemerintah Aceh. Oleh karena itu, jumlah lokasi masih terbatas, namun pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat segera diperluas ke wilayah lain.
“Untuk saat ini, kegiatan pasar murah dilaksanakan menggunakan anggaran dari Pemerintah Aceh. Kami berharap ke depan, dengan dukungan APBK, Pasar Murah dapat segera dilaksanakan di kecamatan lainnya,” Imbuh Apriadi.

Plt. Ass II, Apriadi Ahmad, atas nama Pemkab dan masyarakat Pidie, mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Aceh, atas terlaksananya Pasar Murah menjelang bulan suci ramadhan bagi masyarakat terdampak bencana di Pidie.
“Atas nama Pemkab dan masyarakat Pidie, kami mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Aceh, bapak Muzakir Manaf, yang telah menaruh perhatian dengan pelaksanaan Pasar Murah di Pidie, dimana kegiatan ini sangat membantu masyarakat, khususnya saudara- saudara kita yang masih kekurangan dan sedang memasuki masa pemulihan ekonomi untuk mendapatkan bahan pokok murah menjelang bulan suci ramadhan,” ucap Apriadi Ahmad.
Sementara terkait harga, Kadisperdagkop UKM Pidie, Cut Afrianidar, menyampaikan, bahwa pada Pasar Murah ini pemerintah memberikan subsidi harga yang cukup signifikan kepada masyarakat.
Adapun bahan poko subsidi, kata Cut Afrianidar, yakni mulai dari Rp15.000, untuk telur per-papan dan Rp6.000, subsidi untuk gula/kg. Untuk migor mendapatkan subsidi Rp.6000/liter, dan beras dijual Rp5.000/kg setelah subsidi.

“Dengan adanya subsidi harga tersebut, sangatlah membantu, dan masyarakat pun sangat antusias berbelanja di Pasar Murah, apalagi menjelang ramadhan yang biasanya diiringi dengan kenaikan harga kebutuhan pokok. Namun demikian, kenaikan harga di Kabupaten Pidie hingga saat ini masih relatif terkendali dan tidak terjadi secara signifikan,” jelas Cut Afrianidar, disela kegiatan.
Pemerintah Kabupaten Pidie berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya menjelang bulan suci.
Turut hadir dalam kegiatan Pasar Murah di Kecamatan Kembang Tanjong: Kabag Perekonomian dan SDA, Teuku Khamaruzzaman, S.H., M.Si. Camat Kembang Tanjong Fauzi, S.K.M., M.M., beserta unsur Forkopincam, Pejabat Disperdagkop UKM Pidie terkait, Perwakilan Bulog Pidie, Perwakilan Disperindag Aceh, para Keuchik serta tokoh masyarakat Kembang Tanjong.(AA/hR)
Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.






