https://amazing-population.com/bm3yV.0/Pp3_pdvkbTmqV/JfZ/DL0L2rOeDOEJ3ENMzvAaxSL/T/Y/4sMkTrcb3/MIDeUn

Gerak Cepat, DLH Aceh Besar Tanggani Penumpukan Sampah Pasca Libur Lebaran

Petugas kebersihan DLH Aceh Besar sedang mengangkut sampah dilokasi Pasar Lambaro yang sempat menumpuk pasca libur Lebaran

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Besar secara intensif melakukan pembersihan tumpukan sampah yang meningkat selama masa libur Lebaran Idul Fitri 1447 H (Maret 2026). Hingga akhir Maret 2026, petugas telah menangani lonjakan volume sampah di beberapa titik strategis untuk memastikan layanan kembali berjalan normal.

Kepala DLH Aceh Besar, Muwardi SH, menyatakan telah mengerahkan armada penuh dan seluruh personel untuk mengatasi penumpukan, termasuk di titik-titik pembuangan sampah ilegal yang muncul selama libur.

Penumpukan sampah pasca lebaran ini adalah hal yang lumrah tiap tahunnya khususnya dihari-hari besar seperti libur lebaran. Meningkatnya kosumsi Masyarakat dan banyaknya aktifitas yang menghasilkan limbah sampah menjadikan kuantiitas sampah naik berkali-kali liat dibandingkan hari biasanya.
Peningkatan volume sampah didominasi oleh sampah rumah tangga serta sisa aktivitas perdagangan di pusat keramaian selama hari raya. Petugas kebersihan telah berhasil membersihkan tumpukan sampah di dua dari tiga lokasi kritis, yaitu di kawasan Lamblang Trieng (Kecamatan Darul Imarah) dan Pasar Lambaro (Kecamatan Ingin Jaya).

Penanganan lokasi Penumpukan sampah di wilayah gedung MPP Lambaro oleh Petugas DLH Aceh Besar

Muwardi juga menerangkan, penumpukan sampah tersebut terjadi karena aktivitas pengangkutan sempat terhenti selama beberapa hari, seiring libur Hari Raya Idul Fitri yang juga diikuti oleh petugas kebersihan.

“Penumpukan ini terjadi karena dalam beberapa hari masa lebaran, petugas juga libur sehingga pengangkutan sampah tidak berjalan seperti biasanya,” imbuhnya.

DLH Aceh Besar memastikan pengangkutan sampah akan kembali berjalan normal pasca libur lebaran, guna menjaga kebersihan lingkungan di seluruh wilayah Aceh Besar.

Peningkatan volume sampah juga dipengaruhi oleh aktifitas selama bulan Ramadhan kemarin. Informasi dari pihak DLH Aceh Besar, peningkatan konsumsi masyarakat selama Ramadhan turut mendorong lonjakan sampah plastik. Selama ini sosialisasi dan ajaakan untuk mulai mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai dan beralih ke kemasan yang lebih ramah lingkungan sudah dilakukan oleh petugas. Fenomena lonjakan sampah selama Ramadhan bukan hal yang baru. Pihak DLH Aceh Besar menyebut setiap tahun, konsumsi masyarakat meningkat selama bulan puasa, terutama untuk makanan siap saji dan kemasan plastik sekali pakai. Selain itu, aktivitas belanja di pasar tradisional dan pusat perbelanjaan juga berkontribusi pada meningkatnya jumlah sampah dimulai sejak hari-hari terakhir Ramadhan hingga libur hari raya. (Redaksi)


Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca