https://amazing-population.com/bm3yV.0/Pp3_pdvkbTmqV/JfZ/DL0L2rOeDOEJ3ENMzvAaxSL/T/Y/4sMkTrcb3/MIDeUn
DAERAH  

Imbas Abu GAK, Bupati Egi Alihkan KBM Lamsel Jadi Daring Selama 2 Hari

Lampung Selatan, haba RAKYAT
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengambil langkah cepat menyusul meningkatnya aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) yang berpotensi menyebabkan hujan abu vulkanik, Senin (7/9/2026).

Melalui Surat Bupati Lampung Selatan Nomor 27 Tahun 2026, seluruh satuan pendidikan di Lamsel diinstruksikan untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah perlindungan bagi peserta didik.

Salah satu poin utama dalam surat tersebut adalah pengalihan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) menjadi pembelajaran daring selama 2 hari, yaitu Senin dan Selasa, 7–8 September 2026.

Selama periode tersebut, siswa belajar dari rumah. Sementara guru dan tenaga kependidikan tetap melaksanakan tugas sesuai ketentuan.

Bupati Lampung Selatan H. Radityo Egi Pratama, S.T., S.H., M.T. menegaskan, kebijakan ini diambil demi keselamatan dan kesehatan peserta didik.

“Keselamatan dan kesehatan masyarakat, khususnya peserta didik, menjadi prioritas kami. Pengalihan ke sistem daring ini agar pendidikan tetap berjalan, tapi risiko paparan abu vulkanik bisa diminimalisir,” ujar Bupati Egi.

Bupati Egi juga mengimbau warga agar tidak panik namun tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah terkait perkembangan GAK.

“Jangan melakukan aktivitas di kawasan yang dinyatakan berisiko dan selalu utamakan keselamatan,” pesannya.

Selain KBM daring, Pemkab Lamsel juga meminta sekolah meniadakan sementara kegiatan ekstrakurikuler di luar ruangan seperti olahraga, Pramuka, dan kegiatan lapangan lainnya.

Kepala Dinas Pendidikan Lamsel Syaifulloh, S.Pd., M.Pd. meminta seluruh sekolah segera mensosialisasikan kebijakan ini kepada guru, siswa, dan orang tua.

“Kami minta kebijakan ini dilaksanakan dengan baik. Pembelajaran tetap harus jalan meski daring. Siswa juga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah. Kalau terpaksa keluar, wajib pakai masker,” kata Syaifulloh.

Pemkab Lamsel juga mengimbau siswa dan orang tua untuk sementara menghindari wisata dan aktivitas di kawasan pantai mengingat sebagian wilayah Lamsel berada di pesisir Selat Sunda yang berdekatan dengan GAK.

Pelaksanaan KBM daring pada 7–8 September 2026 akan dievaluasi lagi sesuai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk terus memantau informasi resmi dan meningkatkan kewaspadaan selama status GAK masih aktif. (WL)


Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca