Walikota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, SE,. Foto : Syafrizal/haba RAKYAT.
LANGSA – haba RAKYATco.id l Pemerintah Kota (Pemko) Langsa menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi, dengan menyalurkan bantuan daging Meugang menjelang 1 Ramadhan 1447 H.
Program ini menjadi wujud kepedulian Pemko Langsa, sekaligus penguatan solidaritas sosial pasca banjir yang melanda sejumlah wilayah beberapa waktu lalu.
Program pembagian daging Meugang ini dengan pendanaan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto sebesar Rp 600.000.000 untuk Kota Langsa melalui APBN Tahun Anggaran 2026.
Dalam hal tersebut Pemko Langsa juga turut mendukung dana sebesar Rp 429.500.000, yang bersumber APBK Kota Langsa Tahun 2026.
Total anggaran tersebut sepenuhnya dialokasikan untuk pengadaan sapi lokal, guna memastikan kualitas dan kebermanfaatannya bagi masyarakat.
Walikota Langsa, Jeffry Sentana S Putra SE, menegaskan bahwa kebijakan ini bertujuan agar, masyarakat terdampak tetap dapat merasakan tradisi Meugang sebagai bagian dari kearifan lokal Aceh, dan sekaligus menyambut bulan suci Ramadhan dengan penuh rasa syukur dan kebersamaan.
Sebanyak 71 ekor sapi akan didistribusikan kepada 66 gampong di 5 kecamatan dalam wilayah Kota Langsa.
Berdasarkan hasil rapat dan keputusan Walikota Langsa, mekanisme pembagian serta pemerataan untuk seluruh gampong dan proporsional dengan ketentuan sebagai berikut :
•Setiap gampong menerima 1 (satu) ekor sapi.
•5 (lima) gampong dengan jumlah penduduk besar, yakni PB Seulemak, PB Tunong, Jawa, Teungoh, dan Matang Seulimeng, mendapatkan penyesuaian tambahan sesuai kebutuhan jumlah penduduk.
Lebih lanjut di katakan Walikota Langsa, “Saat ini proses seleksi sapi dan pemenuhan administrasi sedang berlangsung di lokasi pembelian. Insya Allah penyaluran ke seluruh gampong akan dilaksanakan mulai malam ini hingga besok, dengan waktu yang disesuaikan oleh distributor pelaksana,” ujar Jeffry Sentana.
Adapun kriteria penerima nantinya disesuaikan dengan kebijakan di gampong agar hasilnya lebih tepat sasaran, yakni :
•Kepala keluarga.
•Prioritas utama bagi fakir miskin dan dhuafa.
•Tidak diperuntukkan bagi perangkat gampong, ASN, TNI/Polri, maupun masyarakat yang memiliki penghasilan tetap atau telah berkecukupan.
“Pemerintah Kota Langsa berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat terdampak bencana, tetapi juga mempererat tali silaturahmi, memperkuat semangat gotong royong, serta menghadirkan kebahagiaan bersama dalam menyambut Ramadhan 1447 H”, tutur Jeffry Sentana.
Syafrizal/hR
Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.






