Kejaksaan Negri Langsa, Musnahkan Barang Bukti Kejahatan

banner 120x600

Foto Pj wali Kota Langsa, Kapolres Langsa, Kajari Langsa, serta Ketua DPRD Kita Langsa,juga pejabat lainnya, sedang menyaksikan pemusnahan Barang Bukti.

Langsa – haba RAKYAT | Kejaksaan Negeri Kota Langsa memusnahkan barang bukti dari 123 kasus kejahatan yang telah dinyatakan berkekuatan hukum tetap selama Desember 2021 s/d November 2022 di Kajari setempat, Rabu/23/11.

Hadir, Kajari Langsa Viva Hari Rustaman, SH, Pj. Wali Kota Langsa, Ir Said Mahdum Majid, Kapolres Langsa, AKBP Agung Kanigoro Nusantoro, SH. SIK. MH, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Langsa, Dini Damayanti SH, Ketua DPRK Langsa, Maimul Mahdi dan unsur forkopimda.

Kajari Langsa, Viva Hari Rustaman menjelaskan, tujuan pemusnahan barang bukti ini adalah sebagai bagian dari kehati-hatian dalam menjaga dan menyimpan barang bukti sehingga menghindari adanya penyalahgunaan barang bukti atau hilang ataupun rusak dan agar tidak hilang dari tempat penyimpanan maupun tidak dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Adapun perkara yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (Inkracht) dari Pengadilan yang putusannya dirampas untuk dimusnahkan sejak bulan Desember 2021 s/d November 2022 adalah sebanyak 123 perkara.

Untuk, narkotika jenis sabu-sabu dengan jumlah 80 perkara, jumlah barang bukti dengan berat keseluruhan 594,95 gram. Selanjutnya, narkotika jenis ganja dengan jumlah 12 perkara, jumlah barang bukti dengan berat keseluruhan 35.475,838 gram.

Terakhir, perkara tindak pidana umum lainnya dengan jumlah perkara 31 perkara, jumlah barang bukti berupa handphone dan baju.

Berdasarkan dari data tersebut perkara narkotika yang mendominasi di wilayah hukum Kejari Langsa dan untuk menghadapinya diperlukan sinergitas dan kerja sungguh-sungguh antar kita seluruh Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat di Kota Langsa, karena pelaku narkotika menjadikan generasi muda sebagai target pasar mereka.

Diungkapkan Kajari lagi, narkotika sudah menjadi ancaman yang nyata bagi bangsa Indonesia khususnya di Kota Langsa dan narkotika sudah masuk dalam Extra Ordinary Crime sehingga berdampak yang sangat luas.

Dengan demikian, seluruh Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat harus berkomitmen, berpartisipasi dan bersinergi untuk mencegah dan memberantas peredaran narkoba khususnya di Kota Langsa,” urai Kajari.

Diakhir sambutannya, Kajari Langsa mengharapkan kepada Forkopimda dan masyarakat di Kota Langsa agar dapat memberikan saran serta kritik yang dapat membangun kemajuan Kota Langsa guna peningkatan pelayanan kami kepada masyarakat.

Pj. Wali Kota Langsa, Ir Said Mahdum Majid menyatakan, sangat memberikan apresiasi dan mengucapkan terimakasih yangb setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Kajari yang telah melaksanakan penegakan supremasi hukum. (HR 02)

banner 325x300