banner 325x300

banner 728x90

Kesigapan Seksi Kesehatan Dan RSU TCD Sigli Beri Layanan Medis Kepada Atlet Selama PORA XIV Pidie 2022

banner 120x600

Sigli, haba RAKYAT | PORA XIV Pidie 2022 ditutup dengan resmi pada Kamis 22 Desember 2022. Kesuksesan even 4 tahunan olahraga daerah ini tidak terbantahkan, mulai saat pembukaan hingga hari penutupan.

Namun kesuksesan ini tidak hanya dilihat dari sisi perjuangan (pertandingan) para atlet dalam meraih prestasi bergengsi tersebut. Kesuksesan PORA XIV Pidie 2022 tentunya tidak lepas dari kesiapan dan kesigapan Seksi- seksi Panitia pendukung tersebut.

Seksi Kesehatan dibawah Bidang Kesehatan, merupakan salah satu unsur kepanitian pendukung PORA XIV Pidie 2022, yang juga punya andil dalam mensukseskan PORA.

Dan salah satu tempat pelayanan kesehatan yang ditunjuk untuk merawat para atlet yang cedera saat pertandingan ataupun sebab lainnya pada pelaksanaan PORA adalah RSUD Tgk Chiek Ditiro (TCD) Sigli.

Tentu saja, dengan ditunjuknya RSUD TCD Sigli, SDM dan berbagai fasilitas pendukung haruslah memadai.

Untuk memastikan kesiapan RSUD TCD Sigli, sebelum pelaksanaan PORA, tepatnya pada Rabu 30 November 2022, Pj Bupati Pidie, Ir H. Wahyudi Adisiswanto, M.Si., bersama Sekda, H. Idhami, S.Sos., M.Si., dan Ketum PB PORA XIV Pidie 2022, Drs. Samsul Azhar, sempat meninjau untuk melihat langsung.

“Kunjungan ini untuk memastikan kesiapan RSUD TCD Sigli, salah satu rumkit yang ditunjuk untuk melayani para atlet yang bila sewaktu-waktu dibutuhkan”, ungkap Ketum PB PORA XIV.

“Tadi bersama bapak Pj Bupati dan bapak Sekda, kita sudah melihat langsung fasilitas disini, dan sudah mendengar penjelasan Direktur, drg. Mohd Riza Faisal, MARS., bahwa RSUD TCD sigli sangat siap, baik fasilitas maupun SDM yang menanganinya”, sambung Samsul Azhar, saat peninjauan tersebut.

Tentang fasilitas yang dimilki RSUD TVD Sigli, juga pernah disampaikan oleh Direktur rumkit tersebut, drg. Mohd Riza Faisal, MARS., didampingi oleh Wadir Umum dan Keuangan, Muhammad Nur, M. Kes., MARS, sewaktu peresmian gedung Diagnostik Center oleh Bupati Pidie, Roni Ahmad, S.E., M.M., pada Jum’at 15 Juli 2022 silam.

Dalam penjelasannya, Direktur RSUD TCD Sigli mengatakan, gedung 4 lantai tersebut memiliki fasilitas layanan medis seperti Radiologi, MRI dan CT-Scan, dan tersedia ruang inap, mulai kelas, VIP maupun VVIP, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa ditingkatkan.

Dilihat dari perkembangannya saat ini, RSUD TCD Sigli terus saja berbenah, baik dari segi prasarana maupun sarana, bahkan dari segi SDM pun terus ditingkatkan, sehingga menjadikan RSUD TCD Sigli sebagai Rumkit terbaik se-Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh.

Sementara dalam pelayanan medis kepada atlet PORA XIV Pidie 2022, RSUD TCD Sigli, salah satu Rumkit yang ditunjuk, menurut keterangan Wadir Pelayanan Medis, dr. Rudi Agustika, Sp.P., bahwa fasilitas yang disiapkan berupa ruang VIP 6 TT, ruang Bedah orthopedi dan Urologi 5 TT, ruang ICU 1 TT.

Untuk tenaga kesehatan, tersedia dokter spesialis Bedah 3 orang, Ortopedi 1 orang, Anestesi 4 orang, penyakit dalam 5 orang dan dokter umum 24 orang. Mereka siaga 24 jam, sebut dr. Rudi Agustika, Sp.P.

“Selama PORA kemarin, jumlah atlet cedera saat bertanding dan sebab lainnya yang kita tangani dari 05 Desember 2022 atau hari pertama pertandingan sampai hari penutupan pada 22 Desember 2022 sejumlah 145 pasien”, jelas dr. Rudi.

Bahkan selain atlet, kita juga melayani pasien lainnya yang terlibat langsung dengan pelaksanaan PORA XIV, seperti panitia yang sakit sewaktu sedang melaksanakan tugas, imbuhnya.

“Atlet yang harus dirawat disini karena cedera sewaktu bertanding, ada juga karena sebab lain, misalnya demam. Pasien- pasien tersebut dibawa ke rumkit oleh tim kesehatan yang bertugas dilapangan, dan Alhamdulillah semua tertangani dengan baik, ini semua tidak lepas oleh kerjasama rekan-rekan Nakes”, ucap dr. Rudi Agustika, Sp.P.

Terpisah, Ketua Seksi Kesehatan Panitia Pendukung PORA XIV Pidie 2022, dr. Dwi Wijaya, yang juga Sekretaris Dinkes Pidie, Senin (26/12/2022) mengatakan, seksi kesehatan bertanggung jawab terhadap penanganan kesehatan para atlet dan ofisial, baik didalam maupun diluar lapangan selama PORA XIV.

Tim kesehatan terdiri dari, Tim panitia 18 orang, tim dokter 44 orang, tim paramedis 88 orang. Juga Supir ambulans 42 orang, 17 dari Kabupaten dan 25 dari Provinsi, dimana ambulans siaga dari Kabupaten 17 unit, serta 25 unit lagi dari Provinsi.

Untuk pos kesehatan, pos induk di Dinkes, pos satelit di Puskesmas Kb Tanjong, dan Puskesmas Mane. Pos kesehatan di SMP Swiss, dan Pos mobile yang selalu siaga dan sigap, dengan pelayanan kunjungan ke pemondokan-pemondokan atlet secara rutin. Sedangkan rumah sakit rujukan adalah TCD Sigli dan TAS Beureunuen.

“Ada 121 pasien rawat jalan yang ditangani pos-pos kesehatan. Penyebab rawat karena trauma saat bertanding, kelelahan sehingga dehidrasi dan kejang otot. Kondisi demam karena batuk pilek dan sakit kepala (Cepahlgia) juga banyak dialami para atlet”, demikian dr. Dwi Wijaya menjelaskan. (AA/hR)

banner 325x300