Aceh Utara, haba RAKYAT
Memasuki tahun 2026 pasca bencana banjir melanda, dan mengawali semester ganjil tahun pelajaran 2026/2027, berharap proses pembelajaran atau Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tetap berjalan lancar meski kabar rehabilitasi dan rekonstruksi madrasahnya saat itu belum ada sebuah kepastian.
Proposal dan dokumen serta berbagai data demi data sesuai permintaan dari pihak Kantor Kemenag Aceh Utara selalu dipenuhinya sesuai permintaan dalam batas waktu sesuai ketentuan.
Kini, berkat perjuangan, doa dan usaha yang tak kenal pamrih serta dukungan yang luar biasa dari operator dan guru/staf madrasahnya, terutama Koordinator Sarana Prasarana (Sarpras) Kemenag Aceh Utara yang saban waktu menjaring informasi, harapan demi harapan serta impian untuk mendapatkan gedung madrasah yang layak, berlokasi di pusat ibukota Kabupaten Aceh Utara telah terwujud.
Hal itu diungkapkan Kepala MIN 14 Aceh Utara, H. Muhammad Yusuf, S.Pd.I, pada Selasa (18/08/2026) pagi.
“Alhamdulillah, kemudian pada tanggal 20 Juni 2026 lalu, madrasah kami dikunjungi Tim PU Provinsi Aceh, bapak Binsar Muharry, L.T cs, sekaligus melakukan survey lapangan dan memastikan kondisi madrasah ke segala lini,” ujarnya.

Lanjutnya, pada bulan Juli yang lalu hadir PT. WIKA, sekaligus melakukan penandatanganan Surat Pernyataan Terdampak Bencana. Selain itu, dari PT Raffa Karya dan mewawancarai terkait kondisi pra dan pasca bencana banjir yg melanda madrasah.
Selanjutnya, pada akhir Juli 2026, saya menerima kabar gembira dari PT. WIKA terkait pembongkaran gedung madrasah yang pelaksanaan pekerjaan pada awal Agustus, sehingga saya mengundang Ketua Komite Madrasah, Geuchik Kuta Lhoksukon, dan Keplor Lingkungan III, serta Ketua Pemuda membicarakan perihal pembongkaran madrasah, pemindahan sarpras dan lokasi relokasi pembelajaran.
“Terimakasih kepada pihak PU, PT. WIKA, PT. Raffa Karya, serta Kanwil Kemenag Aceh dan Kemenag Aceh Utara (Koordinator Sarpras) serta semua pihak atas dukungan, perhatian dan bantuan serta kerjasamanya,” ucap kepala madrasah.
Dengan tanpa mengulur waktu dan aksi cepat menggelar rapat dengan dewan guru/pegawai mencari solusi untuk pemindahan sarana prasarana madrasah dan dokumen serta lokasi relokasi kegiatan belajar mengajar agar tetap berlanjut.
“Alhamdulillah dan terimakasih kepada salah seorang guru madrasahnya yang berbaik hati untuk menampung murid belajar di rumahnya untuk sementara waktu, dan juga pengurus Mushalla Babut Taqwa, Kuta Lhoksukon atas keizinannya memberikan tempat untuk belajar anak-anak kami,” ungkapnya.
Kini, terang H. Yus, atas kesepakatan bersama serta hasil musyawarah, menjelang pertengahan Agustus, proses pembelajaran telah berlangsung di tiga titik lokasi relokasi, yaitu Mushalla Babut Taqwa di Jln. Cut Nyak Dhien Lingkungan III Kuta Lhoksukon, Mushalla Babul Khairat di Dusun IV Teuku Umar Gampong Kuta Lhoksukon dan Yayasan Muhammadiyah Lhoksukon.
Sementara itu, ia menyebutkan untuk kantor MIN 14 Aceh Utara, baik untuk guru/pegawai administrasi maupun ruang kerja kepala madrasah menyewa toko dua pintu yang tidak terpaut jauh dari lokasi madrasah yang sedang dalam proses rehabilitasi.
“Kami mencari bangunan atau toko yang agak tinggi lantainya, mengingat jalan menuju ke madrasah kami selalu tergenang air saat hujan,” kisahnya.
Kami sangat berharap, agar pengerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi madrasah berjalan lancar, dan segera bisa kami manfaatkan dalam tahun ini. Terlihat, di lokasi rehab pun terus berpacu. Rindu madrasah bersama guru dalam suasana baru, sebelum berganti tahun baru.

“Terimakasih dan apresiasi yang tak terhingga, saya sampaikan kepada semua guru di MIN 14 Aceh Utara atas dedikasi, kesabaran, dan kerja keras tanpa lelah dalam membimbing serta mencerdaskan anak bangsa. Jasa bapak-ibu melampaui batas ruang kelas, menjadi pelita dan fondasi utama bagi masa depan anak didik kita yang menimba ilmu di madrasah yang kita cintai dan banggakan ini,” katanya.
Sebelum mengakhiri pembicaraannya, ia berpantun :
Kalaulah boleh kelas yang melintang
Digeser posisi menjadi liter U
Kami madrasah sangat mengharapkan
Semoga ada persetujuan dari pihak PU
Mohon bapak mempertimbangkan
Untuk generasi sepanjang waktu
Bagi kami sangat mengharapkan
Semoga menjadi amal kebaikan bagi bapak di PU. (Yoes)
Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.











