
Sigli,haba RAKYAT I Kapolres Pidie, AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., mengungkapkan, bahwa Polres Pidie telah berhasil menangani berbagai kasus sepanjang 2025 dengan baik, berkat dukungan semua pihak.
Hal ini disampaikan Kapolres pada Konferensi Pers akhir tahun 2025 di Mapolres Pidie, Rabu (31/12/2025). Kapolres memaparkan data kasus kriminal di Wilayah Hukum Polres Pidie yang menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun 2024. Namun 93 persen kasus-kasus tersebut bisa diselesaikan dengan baik.
Kasus kriminal seperti penganiayaan, pencurian, dan penyalahgunaan narkoba mengalami peningkatan. Tercatat 60 kasus penganiayaan, 56 kasus pencurian, dan 62 kasus penyalahgunaan narkoba. Secara keseluruhan, angka kriminalitas tahun 2025 mencapai 325 kasus, dengan 303 kasus berhasil diselesaikan atau sekitar 93 persen.

Lima kasus kriminal tertinggi di Kabupaten Pidie pada 2025 adalah:
- Penganiayaan berat: 60 kasus
- Pencurian: 56 kasus
- Penipuan: 37 kasus
- Curanmor: 22 kasus
- KDRT: 20 kasus
Kasus narkoba juga menunjukkan peningkatan, dari 51 kasus pada 2024 menjadi 62 kasus pada 2025, dengan 81 tersangka. Barang bukti narkoba yang disita termasuk ganja seluas sekitar 4 hektare, ganja siap pakai sebanyak 7 kilogram, serta sabu-sabu seberat 6,9 kilogram, sebagian di antaranya telah dimusnahkan.
Polres Pidie juga mencatat angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) pada 2025 sebanyak 194 kasus, dengan korban meninggal dunia 54 orang, luka berat 83 orang, dan luka ringan 262 orang. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp546 juta. Dibandingkan tahun 2024, angka laka lantas dan korban meninggal dunia mengalami penurunan.
Polres Pidie telah melakukan 1.200 penindakan pelanggaran lalu lintas, didominasi pelanggaran tidak menggunakan helm, tidak memakai sabuk pengaman, melawan arus, dan over kapasitas kendaraan.
Operasi Lilin 2025 selama 14 hari yang akan berakhir pada 2 Januari 2026, guna pengamanan perayaan Tahun Baru adalah dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
Pidie juga sedang mengalami musibah banjir, Polres Pidie bersama Pemkab, Unsur Forkopimda, dan elemen masyarakat lainnya terus berupaya memulihkan kondisi tersebut. “Panic buying dari dampak bencana banjir, seperti persoalan gas, bbm, dan padamnya listrik, kita terjun langsung untuk memberi pemahaman guna menenangkan masyarakat,” kata Kapolres.

“Jadi sepanjang tahun 2025 Polres Pidie mencatat capaian signifikan dalam penanganan Kamtibmas, dengan berhasil menangani 303 dari 325 berbagai kasus, atau sekitar 93 persen telah berhasil diselesaikan. Ini juga atas dukungan semua pihak,” sebut AKBP Jaka Mulyana, diakhir Konferensi Pers bersama awak media cetak, online, dan elektronik di Wilayah Hukum Polres Pidie.
Turut mendampingi Kapolres, Wakapolres, Kabag Ops, Kasatreskrim, Kasat Narkoba, Kasat Lantas, Kasi Humas, serta Para PJU Polres Pidie.(AA/hR)
Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.






