https://amazing-population.com/bm3yV.0/Pp3_pdvkbTmqV/JfZ/DL0L2rOeDOEJ3ENMzvAaxSL/T/Y/4sMkTrcb3/MIDeUn
DAERAH  

Lestarikan Identitas Pidie Lewat Motif: Cut Anda Raih Anugerah Insan Peduli Budaya di Malam Puncak Uroe Lahè ke-515 Pidie

Sigli,haba RAKYAT I Malam puncak Peuingat Uroe Lahè ke-515 Pidie dengan tema “Meutaloe Wareh Pidie Meuhareukat” berlangsung meriah di Panggung Utama Pidie Convention Center (PCC) Sigli, Sabtu (19/09/2026) malam.

Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah penganugerahan Anugerah Budaya kepada Cut Afrianidar sebagai Insan Peduli Budaya.

Warga Gampong Keuniree, Kecamatan Pidie ini dikenal luas sebagai pelaku dan pemerhati budaya. Saat ini, perempuan yang akrab disapa Cut Anda tersebut juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disperdagkop UKM) Kabupaten Pidie.

Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan kontribusinya yang konsisten dalam menggali, mengembangkan, dan melestarikan kekayaan motif budaya Pidie – mulai dari Motif Boh Mulieng, sulaman benang emas, batik Pidie, hingga Motif Pucok Reubong Pidie.

Karya-karyanya bukan sekadar motif, tapi sudah berstatus legal dan menjadi identitas daerah. Motif Boh Mulieng telah mengantongi hak cipta pada tahun 2022, disusul Motif Pucok Reubong Pidie pada 2023.

Yang membanggakan, motif-motif tersebut kini mendapat panggung kehormatan. Pada perayaan Uroe Lahè Pidie tahun ini, motif karya Cut Anda digunakan sebagai logo resmi tahunan perayaan – menjadi identitas visual yang melekat di setiap sudut acara.

“Alhamdulillah, hak cipta motif Boh Mulieng keluar tahun 2022, kemudian Motif Pucok Reubong Pidie tahun 2023. Tahun ini kami mendapatkan Anugerah Budaya sebagai Insan Peduli Budaya,” ujar Cut Anda penuh syukur di malam penganugerahan.

Bagi Cut Anda, penghargaan ini bukan sekadar apresiasi personal, melainkan motivasi untuk terus memperkenalkan budaya Pidie ke khalayak yang lebih luas.

“Budaya harus kita jaga dan kita kembangkan. Ketika motif budaya Pidie dapat digunakan dalam berbagai produk dan kegiatan daerah, maka budaya tidak hanya menjadi warisan, tetapi juga dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap motif -motif Pidie dapat terus dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi kreatif daerah – diaplikasikan dalam batik, sulaman, kerajinan, fesyen, hingga produk- produk UMKM unggulan beridentitas lokal.

Penganugerahan ini menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan ekonomi rakyat.

“Sesuai temanya, Meutaloe Wareh Pidie Meuhareukat, Uroe Lahè tahun ini tidak hanya mengenang sejarah, tapi juga menggerakkan semangat bersama untuk menjaga warisan dan melahirkan karya kreatif yang bernilai budaya dan ekonomi,” ungkap Cut Anda, usai menerima penghargaan di malam anugerah budaya Uroe Lahe ke-515 Pidie.

Acara malam Anugerah Budaya ini dihari oleh Bupati Bupati H. Sarjani Abdullah, Wabup Alzaizi Umar, Ketua DPRK Anwar Sastra Putra (ASP) beserta Unsur Forkopimda, Sekda (Ketua Panpel) Drs. Samsul Azhar, Kadis Parekrafpora (Sekretaris Panpel) Teuku Iqbal, S.STP., M.Si., para Staf Ahli, Asisten, para Kepala SKPK, dan para Pimpinan Instansi Vertikal.

Kemudian, Sekretaris Disparekrafpora, Rahmat, S.T., Kabag Prokopim Muhammad Irfan Islami, S.IP., M.M., para Ketua Lembaga Keistimewaan Aceh Kabupaten Pidie, para Kabag, serta unsur 23 Forkopincam, Tokoh Seni dan Budaya Pidie dari dalam maupun di luar daerah.

Tamu undangan dari Provinsi Aceh, yaitu unsur Forkopimda, dari Lembaga Wali Nanggroe, dan Lembaga Keistimewaan Aceh Provinsi. Tamu undangan lainnya meliputi Anggota DPD, DPR RI, serta unsur Forkopimda 23 Kabupaten/Kota se-Aceh.

Malam puncak atau Malam Anugerah Budaya Uroe Lahe Pidie tahun 2026 ini turut disaksikan langsung oleh 30 ribu lebih masyarakat dari berbagai pelosok Pidie maupun luar daerah yang memadati halaman PCC Sigli hingga melebar di luar arena acara tersebut.(AA/hR)


Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca