Melalui Peringatan Hardiknas, Pj Bupati Ajak Para Guru Kokohkan Kembali Pendidikan Moral

banner 120x600

Pj. Bupati Aceh Tamiang, Drs. Asra didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta unsur Forkopimda ketika menghadiri upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional. (Foto/ hR/ Muharram Syafri)

Aceh Tamiang, haba RAKYAT
“Dahulu ada pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dan aqidah akhlak. Jadi kita sebagai murid maupun orang tua kita sangat sopan kepada guru. Kadang mendengar namanya saja kita sudah bergetar. Begitulah takzimnya kita kepada mereka. Tapi hari ini semuanya berubah, tidak begitu lagi.”

Demikian hal senada disampaikan, Pj. Bupati Aceh Tamiang, Drs. Asra ketika menjadi pembina Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)Tahun 2024, di lapangan bola kaki, Desa Sungai Liput, Kecamatan Kejuruan Muda, Kamis (2/5/2024).

Beliau mengajak seluruh guru yang bertugas di Kabupaten Aceh Tamiang menggokohkan kembali pondasi pendidikan moral di unit tugas masing-masing.

Pj. Bupati Aceh Tamiang, Drs. Asra saat menjadi pembina upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional. (Foto/ hR/ Muharram Syafri)

Lebih lanjut, Pj. Bupati Asra meminta implementasi kurikulum merdeka mesti memasukkan unsur-unsur moral dan adab. Ia kemudian mengomparasikannya dengan pendidikan di masanya dengan kondisi hari ini. Menurutnya, salah satu yang paling nampak terasa ialah mulai lunturnya adab dan akhlak generasi muda hari ini.

“Akibat kondisi yang demikian, secara perlahan para orang tua yang memiliki kepedulian dan kelebihan rezeki hari ini cenderung memasukkan anaknya ke pesantren atau ke lembaga pendidikan agama sejenis,” terangnya.

“Ada yang hilang dari nilai pendidikan kita, terutama di sekolah-sekolah negeri. Kondisi ini kian hari kian menguat. Kalau dahulu orang lebih suka menyekolahkan anaknya di SMP negeri, misalnya, maka hari ini sudah berkurang. Dulu orang memandang pesantren atau sekolah agama macam madrasah tsanawiyah itu sebagai kelas dua. Tapi kini kondisinya terbalik,” timpalnya menguatkan.

Melalui Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Pj. Bupati Asra mengajak para guru meneguhkan kembali pondasi moral di pelbagai level pendidikan pada unit kerja masing-masing.

Upacara peringatan hari pendidikan nasional berlangsung meriah. Hujan yang sempat mewarnai pelaksanaan tidak mengurangi semangat para peserta.

Adapun tema yang diusung pada peringatan Hardiknas Tahun 2024 adalah “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar.” Tema ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI Nomor 11911/MPK.A/TU.02.03/2024 tentang pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024.

Tema ini masih merupakan lanjutan dari program Merdeka Belajar yang diusung dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk diketahui, Merdeka Belajar merupakan program yang dicanangkan oleh Nadiem Makarim sebagai Mendikbudristek RI untuk merevolusi sistem pendidikan di tanah air.

Bersamaan dengan ini, Mendikbudristek juga menetapkan bulan Mei sebagai bulan Merdeka Belajar.

Kegiatan upacara Hardiknas turut dihadiri, Ketua DPRK, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta sejumlah Kepala SKPK, para Kepala Sekolah dan tamu undangan lainnya. (ms)

banner 325x300