
Sigli,haba RAKYAT I Kunjungan kerja Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Dr. Budi Santoso, M.Si., di Kabupaten Pidie Senin (23/022026), dinilai menjadi momentum penting. Dimana kunjungan ini bertujuan memantau aktivitas perdagangan dan ketersediaan bahan pokok (Bapok) selama Ramadhan, serta memastikan stabilitas harga dan pasokan Bapok bagi masyarakat.

Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., Wabup Alzaizi Umar, Sekda Drs. Samsul Azhar, Kadis Perdagkop UKM Cut Afrianidar, S.H., M.Si., C.P.M.P., bersama unsur Forkopimda, mendampingi Mendag dalam kunjungan kerja ini.

Rombongan Mendah pertama- tama meninjau Pasar Pante Teungoh, Kecamatan Kota Sigli, untuk memantau aktivitas perdagangan dan ketersediaan Bapok.

Di lokasi tersebut, Mendag secara langsung menyerahkan bantuan berupa beras SPHP dan minyak goreng kepada masyarakat, dengan total sekitar 500 paket. Bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka.

Kunjungan dilanjutkan ke pasar ayam, Toko Telur Mas, UD Amir, dan Toko Swalayan Maya Baru. Di Toko Telur Mas, Mendag memantau harga dan ketersediaan telur, yang saat ini terbatas karena pasokan masih dalam perjalanan dan terkendala kemacetan di jembatan Kuta Blang, Bireuen.

Dari pantauan langsung, bahwa harga Bapok di toko-toko dan swalayan tersebut masih stabil dan belum mengalami kenaikan,” kata Cut Afrianidar.
Rombongan kemudian melanjutkan pemantauan aktivitas perdagangan di sepanjang kawasan pertokoan dengan berjalan kaki.

Rombongan Mendag juga meninjau Gudang Sistem Resi Gudang (SRG) di Kecamatan Glumpang Tiga, untuk memantau stok beras dan gabah yang bekerja sama dengan Perum Bulog. Berdasarkan data yang disampaikan, ketersediaan beras di gudang tersebut mencapai kurang lebih 2.330 ton.

Usai menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Pidie, rombongan Mendag melanjutkan perjalanan ke Banda Aceh untuk melakukan kunjungan ke Suzuya Mall, yang merupakan anggota Hippindo dan memiliki gerai di wilayah Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat yang terdampak bencana.

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, sekaligus menjadi langkah nyata pemerintah pusat dan daerah dalam pemulihan sarana perdagangan pascabencana, khususnya selama bulan suci Ramadhan dan menjelang Idul Fitri.

Kadis Perdagkop UKM Pidie, Cut Afrianidar, menyampaikan, bahwa kunjungan Mendag ini sangat penting untuk melihat langsung dan memastikan bahwa masyarakat memiliki akses yang cukup terhadap Bapok selama ramadhan dan menjelang idul fitri di daerah, termasuk Kabupaten Pidie.(AA/hR)
Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.






