https://amazing-population.com/bm3yV.0/Pp3_pdvkbTmqV/JfZ/DL0L2rOeDOEJ3ENMzvAaxSL/T/Y/4sMkTrcb3/MIDeUn
DAERAH  

MoU Cetak Sawah Baru Dengan Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan RI: Pidie Dapat Alokasi 304 Ha

Sigli,haba RAKYAT I Pemerintah Kabupaten Pidie terus memperkuat komitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan program perluasan lahan pertanian melalui kontrak kontruksi untuk kegiatan Cetak Sawah Tahun Anggaran 2026.

Bupati Pidie Sarjani Abdullah, S.H., M.H., didampingi Dandim 0102 Pidie, Letkol Abdul Hadi, S.Sos., Kadis Pertanian, H. Hasballah, S.P., M.M., serta Kabag Prokopim Setdakab Pidie, Fahmi, S.STP., M.Si., menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Ditjen LIP) Kementan RI, Dr Hermanto, S.P., di Hotel The Margo, Depok, Jawa Barat, Rabu (13/05/2026).

“Dari usulan 1000 hektar, Kabupaten Pidie mendapat alokasi 304 hektar areal dari hasil seleksi tim geospasial Kementan yang tersebar di sepuluh kecamatan,” kata Juru Bicara Bupati Pidie, Andi Firdhaus, S.H., C.P.M.

Tim Geospasial merupakan tim khusus yang memetakan berbagai objek geografis menggunakan teknologi modern seperti pemetaan digital, Drone, dan Satelit. Hasilnya, tersebar di sepuluh kecamatan yaitu; Kecamatan Tangse, Glp Tiga, Tiro, Mutiara Timur, Padang Tiji, Muara Tiga, Titeu, Delima, Mila, dan Kecamatan Glp Baro.

“MoU ini menjadi langkah awal untuk mempercepat pelaksanaan teknis dilapangan agar target perluasan areal sawah dapat tercapai tepat waktu,” kata Jubir.

MoU tersebut juga menjadi langkah strategis Pemkab Pidie dalam mendorong peningkatan produksi pangan, khususnya padi, melalui optimalisasi dan pembukaan lahan sawah baru di sejumlah wilayah potensial di Kabupaten Pidie.

Andi menyampaikan bahwa program cetak sawah baru merupakan bagian dari upaya daerah untuk memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat.

Program ini bukan hanya untuk meningkatkan luas tanam, tetapi juga menjadi upaya nyata dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Pidie.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan mampu mempercepat realisasi program pertanian produktif yang berkelanjutan, sekaligus membuka peluang dukungan teknologi, pendampingan, dan penguatan infrastruktur pertanian di daerah.

Pemkab Pidie juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat maupun berbagai pihak terkait guna memastikan program cetak sawah baru berjalan efektif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Melalui program ini, Kabupaten Pidie diharapkan dapat menjadi salah satu daerah penyangga pangan yang mampu meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan di Aceh,” kata Andi

Lebih lanjut Andi menyampaikan, bahwa pada kegiatan tersebut, Dirjen LIP Kementan RI, Dr. Hermanto, menjelaskan tentang Program Cetak Sawah yang merupakan program unggulan Kementerian Pertanian untuk menjamin ketahanan pangan nasional, dengan cara menambah luas areal tanam.

“Sehingga pelaksanaannya dapat dilakukan melalui dua jalur, yaitu kerjasama dengan penyedia jasa maupun dengan instansi pemerintah lainnya yang menggunakan skema swakelola,” demikian kata Andi, mengutip penjelasan Ditjen LIP Kementan RI, Dr. Hermanto.(AA/hR)


Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca