https://amazing-population.com/bm3yV.0/Pp3_pdvkbTmqV/JfZ/DL0L2rOeDOEJ3ENMzvAaxSL/T/Y/4sMkTrcb3/MIDeUn
DAERAH  

Pembangunan Jembatan Ganting Garuda Blang Awe Terus Dikebut, Dandim Pidie: Tidak Hanya Simbol Pemulihan Pasca Bencana, Tetapi Wujud Nyata Hadirnya Negara Dalam Menjawab Kebutuhan Dasar Masyarakat

Sigli,haba RAKYAT I Satgas Gulbencal TNI Kodim 0102/Pidie, Yon Armed 17/RC bersama Tim Vertical Rescue Kementerian Pertahanan terus mengebut pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan Desa Blang Awe, Kota Meureudu, dengan Desa Seunong, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya (Pijay), hingga Sabtu (21/12/2025), dengan progres pembangunan telah menunjukkan perkembangan signifikan.

Komandan Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menegaskan, percepatan pembangunan dilakukan agar jembatan tersebut segera dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa hambatan teknis maupun nonteknis.

“Pembangunan Jembatan Gantung Garuda terus kami pacu. Satgas Gulbencal TNI bersama Tim Vertical Rescue bekerja maksimal agar proses berjalan lancar, aman, dan sesuai standar, sehingga jembatan ini bisa segera digunakan masyarakat,” ujar Dandim.

Jembatan Gantung Garuda merupakan bantuan Kementerian Pertahanan yang diperuntukkan bagi pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi warga pasca bencana.

Sebelumnya, rusaknya jembatan penghubung dua desa tersebut menyebabkan terganggunya aktivitas warga, mulai dari mobilitas pekerja, pelajar, hingga distribusi hasil pertanian.

Bagi masyarakat Blang Awe dan Seunong, jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, melainkan akses vital yang menopang kehidupan sehari- hari.

Selama jembatan belum berfungsi, warga terpaksa menempuh jalur alternatif sejauh sekitar 8 kilometer untuk menyeberang antar desa.

Sejumlah warga berharap pembangunan dapat segera dirampungkan agar aktivitas ekonomi dan pendidikan kembali normal.

Di sisi lain, pemerintah pusat melalui Kemenhan RI menegaskan komitmennya dalam pembangunan infrastruktur penghubung, termasuk program pembangunan hingga 1.000 jembatan gantung di berbagai wilayah Indonesia, dengan tetap mengedepankan standar keselamatan dan kualitas konstruksi.

“Percepatan pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol pemulihan pasca bencana, tetapi juga wujud nyata hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat serta memperkuat konektivitas antar wilayah di Pijay,” ungkap Dandim Pidie.(AA/hR)


Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca