Pemerintah Desa (Pemdes) Sukaratu, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), saat menerima kunjungan 7 mahasiswa Universitas Lampung (Unila), dalam rangka survei lokasi Kuliah Kerja Nyata KKN yang rencananya akan dilaksanakan 9 Juli hingga 10 Agustus 2026 mendatang. Foto : Wiji Lastini/haba RAKYAT.
LAMSEL – habarakyat.co.id|Pemerintah Desa (Pemdes) Sukaratu, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), menerima kunjungan 7 mahasiswa Universitas Lampung (Unila), pada Sabtu (4/7/2026). Kedatangan tim tersebut dalam rangka survei lokasi Kuliah Kerja Nyata KKN yang rencananya akan dilaksanakan 9 Juli hingga 10 Agustus 2026 mendatang.
Dalam pertemuan itu, mahasiswa dan perangkat desa berdiskusi mengenai program kerja serta potensi yang ada di Desa Sukaratu. Penjabat Kepala Desa Sukaratu, Yanfauzi, S.H. menyambut baik kedatangan rombongan. Ia berharap para mahasiswa semester Enam itu dapat membaur dengan masyarakat dan memberi kontribusi nyata.
“Selamat datang di Desa Sukaratu. Kami pemerintah desa siap mendukung sesuai dengan kemampuan kami,”ujar Yanfauzi.
Pj kades itu juga memperkenalkan secara singkat profil Desa Sukaratu kepada para mahasiswa. Terlihat salah satu mahasiswi putri hadir didampingi kedua orang tuanya. Pertemuan diskusi tersebut bertempat dirumah salah satu tokoh masyarakat Sukaratu, setelah survei ke salah satu rumah warga yang akan dijadikan tempat tinggal mahasiswi Putri selama KKN.
Pada kesempatan itu, Yanfauzi yang juga merupakan staf di kecamatan Way Sulan menjelaskan bahwa saat ini desa-desa di Lampung Selatan sedang menjalankan program “Desa HELAU” yang merupakan singkatan dari Hijau, Elok, Lestari, Aman dan Unggul. Dimana program tersebut berupa aksi gotong royong dan bersih- bersih rutin untuk memperkuat budaya peduli lingkungan.
“Kami saat ini juga ada program gerakan serentak Desa HELAU. Kami berharap adik-adik mahasiswa, selain program utamanya, juga dapat memberikan masukan dan membantu kami dalam menjalankan Program Desa HELAU,” tambahnya.
Para mahasiswa pun nampak menyambut baik arahan tersebut. Salah satu perwakilan mahasiswi menyampaikan salah satu rencana program tentang “Ecoprint”. Diketahui Ecoprint adalah teknik mencetak motif dan warna alami menggunakan bunga dan daun di atas media kain.
Lanjut, Pj kepala desa Sukaratu itu beharap mahasiswa dapat menerapkan ilmu perkuliahan, sekaligus mengasah keterampilan interpersonal seperti empati dan komunikasi untuk pengabdian kepada masyarakat.
WL/hR
Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.












