banner 325x300

banner 728x90

DAERAH  

Pemkab Aceh Tamiang Raih Penghargaan Terbaik Ketiga Dalam Musrenbang RKP Aceh Tahun 2025

banner 120x600

Pj. Bupati Aceh Tamiang, Drs. Asra bersama para kepala daerah penerima anugerah dalam musrenbang RKP Aceh tahun 2025. (Foto/ hR/ Muharram Syafri)

Aceh Tamiang, haba RAKYAT
Senin (22/4/2024), Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menerima Anugerah Perencanaan Prof. A. Madjid Ibrahim ke-X Tahun 2024 dari Pemerintah Aceh sebagai Harapan Terbaik 3 dalam Musrenbang RKP Aceh Tahun 2025.

Penghargaan ini diterima langsung Pj. Bupati Aceh Tamiang, Drs. Asra di Anjong Mon Mata, Banda Aceh.

Atas peroleh ini, Pj. Bupati Asra menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada segenap aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang.

”Alhamdulillah, kita mendapat penghargaan anugerah perencanaan. Terima kasih kepada seluruh jajaran SKPK Pemkab Aceh Tamiang. Saya kira ini menjadi pemicu semangat agar kita bekerja lebih baik lagi,” ucap Pj. Bupati Asra.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Aceh, Bustami Hamzah, dalam sambutannya saat membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Aceh Tahun 2024 dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) Tahun 2025 mengapresiasi kinerja para Kepala Daerah bersama perangkatnya.

“Saat ini, kita tengah melangkah maju dengan keyakinan yang kuat, didukung oleh capaian indikator pembangunan yang menunjukkan tren positif bagi Aceh. Pertumbuhan ekonomi kita relatif stabil, dengan pertumbuhan sebesar 4,23 persen pada tahun 2023, yang menandakan peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Angka kemiskinan terus menurun menjadi 14,45 persen pada tahun yang sama,” ujar Pj. Gubernur.

Selain itu, Bustami juga menyampaikan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) dan Gini rasio juga menunjukkan penurunan yang menggembirakan, menjadi 5,75 persen dan 0,296 secara berturut-turut.
Semoga, tren ini dapat kita pertahankan dan tingkatkan untuk masa mendatang.

Mengacu pada tema RKPA Tahun 2025, yaitu “Mengurangi Ketimpangan Wilayah Melalui Pembangunan Infrastruktur Strategis dan Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan,” Pj. Gubernur Aceh itu mengingatkan lima prioritas Pembangunan yang telah ditetapkan.

Transformasi Sosial; dengan fokus kesehatan untuk semua, pendidikan berkualitas yang merata dan perlindungan sosial adapatif. Kemudian, Transformasi Ekonomi; dengan fokus utama pada penerapan ekonomi hijau, di perkotaan serta perdesaan sebagai pusat pertumbuhan.

Selanjutnya, Transformasi Tata Kelola; dengan fokus utama pada regulasi dan tata kelola yang berintegrasi dan adaptif.

Berikutnya, Keamanan Daerah Tangguh, Stabilitas dan Implementasi Syariat Islam; dengan fokus utama berdaya saing regional, nasional dan global serta transformasi nilai nilai syariat Islam. Terakhir, Ketahanan Sosial Budaya dan Ekologis, dengan fokus utama beragama maslahat dan berkebudayaan maju, keluarga berkualitas, kesetaraan gender dan masyarakat inklusif, lingkungan hidup berkualitas dan berketahanan energi, air dan kemandirian pangan.

“Dengan fokus pada prioritas ini, kami optimis dapat mengarahkan pembangunan Aceh ke arah yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” kata Pj Gubernur.

Berikut ini adalah daftar penerima Anugerah Perencanaan Profesor A Majid Ibrahim Ke-10 Tahun 2024, Anugerah Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Aceh Tahun 2024, Serta Piagam Penghargaan Kepada NGO.

Kategori Kota terbaik
yaknj Terbaik 1 Kota Langsa dan Terbaik 2 Kota Banda Aceh.

Kategori Kabupaten terbaik ialah, Terbaik 1 Pidie Jaya, Terbaik 2 Bireuen, Terbaik 3 Aceh Barat. Seterusnya, Harapan Terbaik 1 Aceh Jaya, Harapan Terbaik 2 Aceh Barat Daya, dan Harapan Terbaik 3 Aceh Tamiang.

Anugerah Penyelenggaraan Tanggungjawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Aceh tahun 2024 sebagai berikut, Terbaik 1 PT. Mifa Bersaudara, Terbaik 2 PT. Bara Energi Lestari, Terbaik 3 PT. Pupuk Iskandar Muda. Selanjutnya, Harapan Terbaik 1 PT, Solusi Bangun Andalas, Harapan Terbaik 2 PT Perkebunan Nusantara I, dan Harapan Terbaik 3 PT. Bank Syariah Indonesia.

Piagam penghargaan kepada NGO yang telah berperan aktif dan bekerjasama dalam mendukung penyelenggaraan program Pemerintah Aceh di antaranya, sinergi dan kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar (Skala), Wildlife Conservation Society (WCS), United Nation Children’s Fund (Unicef), Gerakan Anti Korupsi (GeRAK), Yayasan Ekosistem Lestari (YEL). Kemudian ada Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh, Flora Fauna Indonesia (FFI), serta Yayasan Inisiatif Dagang Hijau (IDH). (ms)

banner 325x300