
Sigli,haba RAKYAT I Pemerintah Kabupaten Pidie membelanjakan Rp2 milyar bantuan Presiden RI untuk membeli 119 ekor sapi yang diperuntukkan bagi 5.549 keluarga terdampak banjir di 8 Kecamatan dan 59 Gampong.
Keluarga terdampak tersebut meliputi:
- 1.461 KK di Kecamatan Kembang Tanjong
- 1.615 KK di Kecamatan Mutiara Timur
- 1.843 KK di Kecamatan Mutiara
- 118 KK di Kecamatan Tangse
- 156 KK di Kecamatan Glumpang Baro
- 348 KK di Kecamatan Simpang Tiga
- 6 KK di Kecamatan Pidie
- 2 KK di Kecamatan Keumala.

Penyerahan bantuan daging meugang ini dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Alzaizi Umar, diikuti oleh unsur Forkopimda kepada perwakilan warga terdampak banjir bertempat di Halaman Masjid Alue Batee, Kecamatan Mutiara Timur, pada hari Meugang Pertama, Selasa 17 Februari 2026.
Adapun proses penyaluran bantuan ini dimulai pada hari Jumat, 13 Februari 2026, dengan terbitnya Surat Mendagri Nomor 400.6/848/SJ Tanggal 12 Februari 2026 Perihal Penggunaan Bantuan Presiden untuk Meugang menjelang bulan Ramadhan Tahun 2026.

Dasar surat Mendagri ini, Forkopimda Pidie melakukan rapat di Pendopo Bupati Pidie untuk membahas tindak lanjut surat tersebut, yang dipimpin langsung oleh Bupati H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H.
Pada Minggu, 15 Februari 2026, Pemkab Pidie yang didukung penuh oleh Forkopimda melakukan musyawarah dengan Para Camat, Danramil, dan Kapolsek (Forkopincam) terdampak untuk memusyawarahkan teknis distribusi daging meugang Bantuan Presiden.
Rapat ini dipimpin oleh Plh Sekda, Dr. H. Nadhar Putra, M.Si., dan dihadiri oleh unsur Forkopincam serta Pendamping (LO) dari para Asisten Sekdakab serta sejumlah kepala SKPK Pemkab Pidie.
Pada hari Senin, 16 Februari 2026, sejumlah 119 ekor sapi diserahkan kepada Camat, Danramil, dan Kapolsek dari kecamatan terdampak, dengan perincian:
- 31 ekor untuk Kecamatan Kembang Tanjong
- 39 ekor untuk Kecamatan Mutiara
- 3 ekor untuk Kecamatan Tangse
- 7 ekor untuk Kecamatan Keumala
- 4 ekor untuk kecamatan Glumpang Baro
- 35 ekor untuk Kecamatan Mutiara Timur, Kecamatan Pidie, dan Kecamatan Keumala
Plh. Sekda, Dr. H. Nadhar Putra, dalam keterangan kepada sejumlah media, Selasa (17/02/2026) pagi, mengatakan bahwa warga yang berhak mendapatkan daging Meugang Bantuan Presiden ini adalah keluarga yang mengalami kerusakan rumah akibat Bencana Banjir pada akhir November 2025.

Kata Plh. Sekda, yang didampingi oleh Kadis Pertanian dan Pangan (Distanpan) Pidie, H. Hasballah, S.P., M.M., bahwa data ini bersumber dari laporan tertulis para Keuchik Gampong dan disahkan oleh pihak kecamatan setempat.
Warga yang namanya tertera dalam Daftar Warga Terdampak akan mendapatkan Kartu/Kupon dari para Keuchik dan dapat menukarkan kupon tersebut dengan daging Meugang di titik distribusi yang telah ditentukan, yaitu pada hari Meugang Pertama, Selasa, 17 Februari 2026, sebutnya.

“Bantuan ini adalah wujud kepedulian pemerintah terhadap warga terdampak banjir. Kami berharap bantuan ini bisa membantu meringankan beban warga dan membuat mereka lebih semangat menghadapi Ramadhan,” ungkap Dr. H. Nadhar Putra.(AA/hR)
Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.






