https://amazing-population.com/bm3yV.0/Pp3_pdvkbTmqV/JfZ/DL0L2rOeDOEJ3ENMzvAaxSL/T/Y/4sMkTrcb3/MIDeUn
DAERAH  

Resmikan Sarana WASH, Bupati Pidie H. Sarjani: Wujudkan Sekolah Sehat dan Ramah Bagi Peserta Didik

Sigli,haba RAKYAT I Bupati Pidie, H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., meresmikan sekaligus melakukan serah terima model sarana WASH (Water, Sanitation, and Hygiene) yang aman, berketahanan iklim, dan inklusif di satuan pendidikan. Berlangsung di SDN 02 Garot, Indrajaya, Kamis (11/02/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala UNICEF Perwakilan Aceh, Andi Yoga Tama, Pimpinan Yayasan Aceh Hijau Syarifah Marlina, M.Sc, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Aceh, Kadisdikbud Pidie, H. Yusmadi Kasem, S.Pd., M.Pd., Kadinkes Pidie, dr. Muhammad Dwi Wijaya, Kadisdik Dayah Pidie, drh. Muslizar Yusuf, serta para kepala sekolah terkait.

Program ini bertujuan meningkatkan akses air bersih, sanitasi, dan higienitas di lingkungan sekolah guna menunjang kesehatan serta kenyamanan peserta didik dalam proses belajar mengajar.

Dalam sambutannya, Bupati H. Sarjani Abdullah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program tersebut.

“Kami Pemkab Pidie menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada UNICEF Indonesia dan Yayasan Aceh Hijau atas kontribusinya. Kehadiran sarana WASH yang aman, berketahanan iklim, dan inklusif ini sangat penting untuk mendukung terwujudnya sekolah yang sehat dan ramah bagi seluruh peserta didik,” ujar Bupati.

Bupati juga menegaskan, bahwa ketersediaan akses air bersih, sanitasi, dan higienitas memiliki dampak besar, tidak hanya bagi sektor kesehatan, tetapi juga bagi peningkatan kualitas pendidikan.

Menurutnya, di lingkungan sekolah, fasilitas WASH merupakan salah satu komponen penting dalam mewujudkan Sekolah Sehat yang berfokus pada kesehatan lingkungan.

“Dengan membangun budaya bersih melalui pemenuhan sanitasi sekolah yang memadai, kita sedang meletakkan dasar bagi terwujudnya kesehatan jasmani dan rohani setiap anak. Karena itu, dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan demi terciptanya lingkungan belajar yang sehat dan budaya hidup bersih, khususnya di Pidie,” imbuh H. Sarjani.

Untuk diketahui, bahwa Program WASH hasil kolaborasi antara UNICEF dan Yayasan Aceh Hijau ini tidak hanya dilaksanakan di SDN 02 Garot, tetapi juga di beberapa satuan pendidikan lainnya, yaitu SD Beungga dan SD Keude Batee.

Penetapan sekolah- sekolah tersebut telah melalui proses verifikasi dan penilaian, sehingga dinilai sesuai dan layak untuk menjadi lokasi penerapan model sarana WASH yang aman, berketahanan iklim, dan inklusif.

Melalui kegiatan peresmian dan serah terima ini, Pemerintah Kabupaten Pidie berharap program WASH dari UNICEF dan Yayasan Aceh Hijau dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan serta menjadi langkah konkret dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan inklusif.(AA/hR)


Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca