Bandar Lampung, haba RAKYAT
Menindaklanjuti laporan peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK), Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Lampung meningkatkan status kesiapsiagaan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi dan memastikan keselamatan masyarakat pesisir di wilayah Lampung.
Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S.M.Tr.Opsla., CRMP. menjelaskan, pihaknya bersama Basarnas Lampung, BPBD Provinsi Lampung, dan unsur Forkopimda telah melakukan pemantauan langsung ke lokasi menggunakan KRI Lepu 861.
“Hari ini kami Lanal Lampung bersama Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung serta forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) melakukan pemantauan dan kondisi terkini terkait situasi GAK dengan KRI Lepu 861,” kata Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan,
B.Eng., M.S., M.Tr.Opsla., CRMP. usai melepas keberangkatan kapal di Dermaga Lanal Lampung, Bandarlampung, Rabu (9/9/2026).

Menurut Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S.,M.Tr.Opsla., CRMP., pemantauan laut ini penting dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi aktivitas vulkanik GAK, arah sebaran abu, serta memetakan daerah-daerah pesisir yang berpotensi terdampak. Data dari lapangan nantinya akan disinergikan dengan PVMBG dan BMKG.
Sebagai bagian dari kesiapsiagaan, Lanal Lampung juga telah menyiapkan personel khusus Tim SAR Laut beserta unsur Kapal Angkatan Laut (KAL). Tim ini disiagakan 24 jam dan siap digerakkan kapan saja apabila terjadi kondisi kedaruratan, seperti evakuasi warga pesisir atau pencarian dan pertolongan di perairan Selat Sunda.
“Kami menyiapkan personel siaga SAR beserta unsur KAL yang sewaktu-waktu dapat dikerahkan apabila terjadi kondisi kedaruratan yang membutuhkan dukungan pencarian dan pertolongan di wilayah perairan,” ujar Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S., M.Tr.Opsla., CRMP.
Tidak hanya fokus pada kesiapsiagaan, Lanal Lampung juga turun langsung memberikan edukasi kepada masyarakat. Dalam kesempatan yang sama, personel membagikan ribuan masker secara gratis kepada warga di wilayah pesisir.
“Kami juga melaksanakan pembagian masker kepada masyarakat sekaligus memberikan imbauan agar warga, khususnya yang berada di wilayah pesisir, menggunakan masker sebagai langkah antisipasi terhadap potensi paparan abu vulkanik,” kata Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S., M.Tr.Opsla., CRMP.
Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Warga diminta mengikuti arahan dari pemerintah daerah dan tidak mudah percaya informasi hoaks terkait erupsi GAK.

“Kami TNI AL bersama seluruh stakeholder berkomitmen menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. Jika ada tanda-tanda bahaya, kami siap menjadi garda terdepan,” tegas Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Lampung Letkol Laut (P) Irianto Kurniawan, B.Eng., M.S.M.Tr.Opsla., CRMP.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga pesisir. Mereka merasa lebih tenang dengan adanya patroli dan kehadiran aparat di lapangan untuk memantau situasi GAK. (WL)
Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.













