
Sigli,haba RAKYAT I Tim Fasilitasi Penegerian Kampus PTI Al-Hilal Sigli menghadap Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., Senin malam (20/07/2026) di Pendopo Bupati untuk melaporkan perkembangan serangkaian kegiatan dalam upaya Penegerian Kampus PTI Al-Hilal Sigli menjadi IAIN Al-Hilal Sigli.
Pada pertemuan tersebut, Ketua Tim Fasilitasi, Dr. Drs. H. Nadhar Putra, M.Si., menyampaikan bahwa Tim telah melakukan pemetaan secara rinci dan terukur semua indikator dan upaya pemenuhan persyaratan penegerian sesuai dengan Peraturan Menteri Agama RI Nomor 81 Tahun 2022 dan Nomor 13 Tahun 2024.
Dalam pemetaan tersebut Tim Fasilitasi dibantu secara intens oleh Tim Pengarah Eksternal dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Tim Penegerian Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dari Kementerian Agama RI di Jakarta.
“Hasil pemetaan secara rinci dan terukur tersebut menunjukkan ada beberapa persyaratan yang belum terpenuhi terutama terkait Sarana dan Prasarana Perkuliahan, Laboratorium dan Perpustakaan, fasilitas kerja Dosen serta beberapa sarana dan prasarana pendukung lainnya. Dan perkembangan ini telah kita sampaikan kepada bapak Bupati dalam pertemuan di Pendopo,” sebut Dr. Nadhar Putra.

“Ajukan Surat Resmi Usulan Rp3,4 Milyar di APBK-P 2026”
Untuk memenuhi persyaratan tersebut, Tim Fasilitasi menyerahkan surat resmi kepada bupati terkait usulan kegiatan yang diharapkan dapat ditampung dalam APBK Perubahan 2026.
Surat Tim Fasilitasi bernomor 001/Tim Fas Al-Hilal/2026 tanggal 20 Juli 2026 mengusulkan:
- Tambahan Koleksi Buku Perpustakaan untuk memenuhi persyaratan penegerian 400 judul buku x 5 eksemplar per-Prodi
- Pengadaan peralatan Laboratorium Lab Komputer dan Laboratorium Lab Bahasa
- Rehab ringan 14 unit ruang perkuliahan
- Pengadaan kelengkapan 2 unit Ruang Dosen
- Rehab ringan dan penataan kembali ruang perkantoran yaitu Ruang Kerja Rektor, para Wakil Rektor, Dekan, para Wakil Dekan, para Ketua Prodi dan Sekretaris Prodi serta Ruang para Ketua Lembaga dan Senat Mahasiswa
- Anggaran kesekretariatan yang digunakan untuk penyiapan Dokumen Proposal Penegerian, pelaksanaan FGD serta Visitasi yang dilakukan oleh para Asesor dari pihak Kementerian Agama RI
Adapun total anggaran yang diajukan oleh Tim Fasilitasi adalah Rp3,4 Milyar. “Ini adalah kebutuhan untuk memenuhi persyaratan minimal. Jika semua usulan kegiatan/pengadaan tersebut dapat ditampung dalam APBK-Perubahan 2026, maka Dokumen Proposal Penegerian akan secepatnya dapat dirampungkan dan diserahkan kepada Menteri Agama RI c.q. Direktur Jenderal Pendidikan Islam di Jakarta,” jelas Dr. Nadhar.
“Target FGD September, Penyerahan Proposal Akhir November”
“Kita berharap proses penganggaran ini berjalan sesuai rencana, agar kita akan segera dapat melaksanakan FGD Penyusunan Dokumen Proposal pada awal September 2026,” ujar Ketua Tim.
“Selanjutnya kita merencanakan pada akhir November atau awal Desember 2026 bapak Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRK, Sekda, Ketua Yayasan Al-Hilal serta perwakilan Tim Fasilitasi akan mengantar langsung Dokumen Proposal Penegerian Kampus PTI Al-Hilal Sigli Menjadi IAIN Al-Hilal Sigli ke Jakarta,” lanjutnya.

“Bupati Siapkan Lahan Kampus di Depan PCC”
Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, setelah menerima surat tersebut berjanji akan menugaskan TAPD untuk merencanakan usulan yang diajukan Tim Fasilitasi.
Selain itu, Bupati juga menyatakan kesiapan untuk menyediakan lahan tanah yang berada di depan Kompleks PCC seluas 5,04 Ha untuk Kampus IAIN Al-Hilal.
“Semula lahan tersebut kita siapkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Kemensos, namun karena tidak memenuhi syarat luasnya maka areal tersebut diserahkan untuk Kampus Al-Hilal,” demikian dikatakan bupati H. Sarjani Abdullah saat pertemuan, ungkap Ketua Tim Fasilitasi Penegerian PTI Al Hilal Sigli, Dr. Nadhar Putra.(AA/hR)
Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.







