DAERAH  

Tim Kementan RI Turun Langsung ke Pidie, Verifikasi Lahan Sawah Terendam

Sigli,haba RAKYAT I Kabupaten Pidie, Aceh, masih belum pulih dari dampak banjir yang melanda beberapa waktu lalu. Tim Kementerian Pertanian (Kementan) RI turun langsung ke lokasi sawah yang terdampak banjir di Kecamatan Kembang Tanjong, Mutiara, dan Mutiara Timur, untuk melakukan verifikasi lahan sawah yang terendam.

Inspektur Jenderal (Irjen) Kementan, yang memimpin tim verifikasi, mengatakan bahwa kondisi sawah sangat memprihatinkan dengan ketebalan lumpur rata-rata di atas 50 cm. Dan Hasil verifikasi ini akan segera dilaporkan kepada Menpan. “Kondisi ini sangat memprihatinkan dan perlu perhatian serius dari Kementan,” kata Irjen Kementan, Kamis (11/12/2025).

Menurut data yang diperoleh, sebanyak 435 Ha lahan pertanian di Kabupaten Pidie mengalami kerusakan berat akibat banjir. Petani tidak hanya kehilangan pencaharian, tetapi juga mengalami kerugian karena telah mengeluarkan modal untuk biaya produksi seperti biaya olah lahan, benih, pupuk, dan tenaga kerja.

“Kami telah melakukan pendataan lahan pertanian yang terdampak banjir dan hasilnya sangat memprihatinkan,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Kadistanpang) Pidie, H. Hasballah, S.P., M.M.

“Petani sangat membutuhkan bantuan dan perhatian dari pemerintah pusat untuk dapat memulihkan kembali kegiatan pertanian mereka,” imbuh Kadis, disela kunjungan tersebut.

Sawah di Pidie sudah diatur dalam LP2B, di mana pemerintah berkewajiban melindungi sawah untuk menjaga ketahanan pangan yang merupakan program Presiden Prabowo Subianto. “Kami berharap Kementan dapat memberikan bantuan dan perhatian yang serius kepada petani yang terdampak banjir,” ujar H. Hasballah.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Kepala Desa Keujreun Blang, penyuluh, dan tokoh pertanian. Mereka semua sepakat bahwa pemerintah pusat harus segera mengambil tindakan untuk membantu petani yang terdampak banjir.

“Pemerintah pusat harus segera mengambil tindakan untuk membantu petani yang terdampak banjir di Kabupaten Pidie. Bantuan yang tepat dan cepat sangat dibutuhkan untuk memulihkan kembali kegiatan pertanian, dalam menjaga ketahanan pangan,” ungkap Kadistanpang Pidie, H. Hasballah.(AA/hR)


Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca