banner 325x300

banner 728x90

DAERAH  

Tingkatkan Profesional dan Layanan, “APRI” Gelar Raker Kepenghuluan

banner 120x600

Asosiasi Penghulu Republik Indionesia (APRI) Cabang Aceh Utara, gelar Rapat Kerja (Raker) di pantai Bantayan Kecamatan Seunuddon Aceh Utara, Rabu (06/09/23).

ACEH UTARA – haba RAKYAT | Dengan mengusung tema ‘Mewujudkan Peran APRI Untuk Penghulu Yang Profesional dan Bermartabat’, Asosiasi Penghulu Republik Indionesia (APRI) Cabang Aceh Utara menggelar Rapat Kerja (Raker) di pantai Bantayan Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Rabu (06/09/23).

Kegiatan ini dikuti oleh seluruh Penghulu dan Kepala KUA di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara serta turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Aceh Utara H. Maiyusri, S.Ag, M.Ag, Kepala Seksi Bimas Islam H. Asnawi, S.Ag, M.Sos dan Staf serta beberapa kepala madrasah.

Dengan suasana indahnya pantai ini dan hembusan angin nan sepoi serta sejuknya udara pantai Bantayan, Kakankemanag Aceh Utara, H. Maiyusri membuka kegiatan ini dan berpesan kepada para Penghulu untuk terus meningkatkan layanan kepada masyarakat. “Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai garda terdepan dari Kementerian Agama dalam melaksanakan tugas-tugas Kementerian Agama,” ujarnya.

Kakankemenag juga mengajak untuk membicarakan serta mengagendakan apa saja program kerja ke depan dan terus meningkatkan kinerja serta kompetensi diri, karena seluruh anggota APRI adalah semuanya Aparatur Sipil Negara (ASN), tegas Maiyusri.

H. Asnawi, S.Ag, M.Sos selaku Kasi Bimas Islam ikut mendukung kegiatan ini dan mengharapkan agar memaksimalkan pelayanan kantor serta menyampaikan tugas-tugas Penghulu dan Penyuluh PPPK.

Sebelumnya, Ketua APRI Aceh Utara, Zulfahmi, S.Ag didampingi Sekretariat APRI, Helmi Saputra, S.Ag mengatakan, sebanyak 33 Kepala KUA Kecamatan di lingkungan Kemenag Aceh Utara yang mengikuti Raker ini. “Kami senantiasa mengharapkan dukungan dan bimbingan dalam membuat suatu rancangan kegiatan kerja, seperti melakukan seminar-seminar atau lainnya untuk menambah wawasan dan kemampuan dalam melaksanakan tugas kepenghuluan, yang bukan sekedar untuk menikahkan orang, dan bagaimana bisa melayani perencanaan, pencerahan kepada masyarakat,” kata Zulfahmi.

Dalam kesempatan ini juga diwarnai pemberian cenderamata kepada Penghulu yang memasuki masa purnabakti. Acara berakhir menjelang dhuhur dengan pembacaan doa dan makan bersama.

(Yoes)

banner 325x300