DAERAH

Ustadz H. Abdurrahman Yusuf Jadi Khatib Shalat Idul Adha di Lhoksukon

Aceh Utara, haba RAKYAT | Ribuan jamaah dari berbagai gampong di kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara dan beberapa kecamatan sekitarnya memadati Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon untuk melaksanakan shalat Idul Adha 1443 H/2022 M, Minggu (10/07).

Para jamaah, terlihat sudah mulai berdatangan menjelang azan subuh, karena shalat subuh berjamaah sudah merupakan rutinitas di masjid yang letaknya di sisi jalan negara dan pusat ibukota Aceh Utara.

Sementara itu, sebelum pelaksanaan shalat Idul Adha sejumlah personel Polri dari Satuan Lalulintas Polres Aceh Utara nampak berjaga-jaga memberikan pengamanan dan mengatur lalu lintas.

Amatan haba RAKYAT, yang bertindak sebagai Imam shalat Idul Adha, Tgk. Jamaluddin yang akrab disapa Walidi dan khatib Ustadz H. Abdurrahman Yusuf, S.Pd.I, M.Pd dari Kota Lhokseumawe.

Hadir dalam pelaksanaan shalat Idul Adha mewakili Bupati Aceh Utara, Asisten 3 Drs. Adamy, M.Pd, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara, H. Jamaluddin, S.Sos, M.Pd, Kadis Pendidikan Dayah Aceh Utara, Tgk. Abdullah Hasbullah, M.Ag dan sejumlah Kepala SKPK di lingkungan Pemkab Aceh Utara.

Dalam khutbahnya, Ustadz H. Abdurrahman Yusuf mengangkat tentang kisah inspiratif penuh perjuangan dari keluarga Nabi Ibrahim AS yang diabadikan dalam ritual ibadah haji dan qurban. Dia mengajak jamaah shalat Idul Adha untuk senantiasa berbuat kebaikan sesuai perintah agama sebagai bekal dan amalan ketika menghadap Allah SWT, seperti menyembelih hewan qurban, yang merupakan amalan yang terbaik dan paling dicintai Allah SWT.

“Tidak ada amalan manusia yang paling dicintai oleh Allah SWT yang dilakukan pada hari Nahar dari pada mengalirkan darah (hewan qurban),” ujar Ustadz H. Abdurrahman.

“Sesungguhnya (hewan) qurban akan datang pada hari kiamat lengkap dengan tanduk, bulu dan kakinya dan sesungguhnya darah hewan qurban akan sampai di hadapan Allah sebelum ia jatuh di atas bumi, maka ikhlaskanlah hatimu dalam berkurban,” kata sang khatib.

Oleh karena itu, lanjutnya, pelaksanaan ibadah haji dan penyembelihan hewan qurban bagi kaum muslimin, merupakan suatu bukti ketaatan dan kesiapan dalam merespon kebenaran yang dibawa oleh semua para Nabi dan Rasul.

“Semoga Allah SWT senantiasa menurunkan hidayah dan rezekinya kepada kita, sehingga kita bisa menjalankan tugas kita untuk beribadah khususnya mampu untuk melakukan ibadah haji dan berqurban,” tutupnya.

Usai pelaksanaan shalat Idul Adha, panitia Masjid Agung Baiturrahim Lhoksukon melakukan penyembelihan hewan qurban. Pada kesempatan itu, Bupati yang diwakili Asisten 3 Drs. Adamy menyerahkan hewan qurban berupa satu ekor sapi kepada panitia qurban.

Jumlah hewan qurban yang disembelih seluruhnya terdiri dari 7 ekor sapi dan 16 ekor kambing/domba. (Yoes/hR)