Di Aceh Utara, Kamad, Waka Kurikulum dan Pengawas Madrasah Ikuti Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka

banner 120x600

Aceh Utara, haba RAKYAT | Sejumlah Kepala Madrasah, Waka Kurikulum dan Pengawas Madrasah di Aceh Utara mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan tersebut dipusatkan di Aula MAN 2 Aceh Utara, Jln Banda Aceh – Medan Km.308 Desa Reuduep Lhoksukon, Jum’at (29/07).

Kurikulum Merdeka yang diluncurkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) itu akan diterapkan pada tahun pelajaran 2022/2023.

Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara, Syukri, S.Ag dalam sambutannya saat membuka kegiatan Bimtek memaparkan tentang perubahan kurikulum beberapa kali hingga ke kurikulum merdeka yang diberlakukan saat ini.

Ia berharap, kepala madrasah dan para tenaga pendidik serta pengawas madrasah harus mengikuti perkembangan pendidikan, termasuk dalam memahami secara utuh apa yang tertera pada KMA Nomor 347 Tahun 2022 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka pada Madrasah.

“Semoga Allah SWT meridhai kegiatan bimtek pada hari ini,” harap Syukri.
Narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan ini, Muhammad Rifai Susanto
dari Temprina Media Grafika, sebagai mitra Kemendikbudristek RI, Jakarta.

Dalam paparannya, Rifai menjelaskan, Kurikulum Merdeka itu disusun guna menciptakan pembelajaran yang adaptif dengan kekhasan dan kebutuhan pembelajaran di masing-masing madrasah.

“Sejalan dengan hal itu, Kemenag menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 347 tahun 2022 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum Merdeka pada Madrasah,” ujarnya.

Disebutkan, Kurikulum Merdeka bertujuan untuk memberikan kemandirian madrasah dalam mengelola pendidikan dan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas dan daya saing madrasah sesuai dengan tuntutan kompetensi abad 21.

Dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka di madrasah, tentunya harus melalui tahapan pemantauan dan fasilitasi terhadap madrasah yang menerapkan kurikulum ini agar sesuai target dan tepat sasaran, terangnya.

Sebelumnya, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Aceh Utara, Drs. H. Hamdani A. Jalil, MA dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek Kurikulum Merdeka ini terlaksana atas bantuan dan kerjasama dengan Artline Sachihata Perwakilan Aceh (Sebuah Perusahaan Jepang yang bergerak di Bidang Pendidikan).

“Bimtek Kurikulum Merdeka ini berlangsung satu hari yang diikuti oleh 100 peserta, terdiri Kepala Madrasah dan Waka Kurikulum Tingkat MI, MTs dan MA serta Pengawas Madrasah,” sebut H. Hamdani.

Usai kegiatan Bimtek , beberapa kepala madrasah yang ditemui media ini menegaskan kesiapannya untuk menerapkan kurikulum merdeka di madrasah yang dipimpinnya, di tahun pelajaran 2022/2023 ini. (Yoes/hR)

banner 325x300