banner 728x250
DAERAH  

Karu dan Karom Miliki Peran Penting, Kemenag Aceh Utara Gelar Pembekalan

banner 120x600
banner 468x60

Aceh Utara, haba RAKYAT | Ketua Regu (Karu) dan Ketua Rombongan (Karom) dalam penyelenggaraan haji memiliki peran dan strategis yang sangat mendukung dalam melaksanakan segala ritual pelaksanaan ibadah haji selama di Tanah Suci.

Hal ini disampaikan Kakankemenag Aceh Utara, Drs. H. Maiyusri, M.Ag saat membuka dan sekaligus memberikan materi pada acara Pembekalan Karu dan Karom, Jum’at (03/06) di Ghataf Kupi Premium SPBU Teupin Punti, Aceh Utara.

banner 325x300

Sebagai perpanjangan tangan Ketua Kloter, Karu dan Karom harus menguasai fungsi dan tugasnya, mulai dari mengenal anggotanya. Karu melaksanakan tugas atau meneruskan informasi dari Karom.

H. Maiyusri dalam arahannya mengutarakan tujuan diadakannya kegiatan ini untuk mencerdaskan Karu dan Karom serta membentuk karakter atau pribadi yang ikhlas dalam melayani jamaah haji.

“Setiap permasalahan yang dihadapi pada saat menjalankan ibadah haji harus dihadapi dengan kepala dingin dan ikhlas. Jangan mendahulukan emosi sehingga akan menimbulkan masalah baru diantara jamaah haji,” tegasnya.

“Minta petunjuk akan masalah yang sedang dihadapi karena Karu dan Karom memiliki tanggung jawab akan kelangsungan hidup jamaah haji,” himbaunya lagi.

Adanya pembekalan Karu dan Karom ini, lanjutnya, segenap Karu dan Karom diharapkan bertanggungjawab penuh dengan memiliki sifat tawadhu dalam mengkondisikan semua kegiatan yang menyangkut banyak orang

“Menjadi Karu/Karom ini merupakan ladang ibadah, maka mari laksanakan tugas ini dengan niat yang ikhlas. Landasilah dengan niat untuk membantu dan menolong jamaah haji dalam melaksanakan ibadahnya,” tandas Kakankemenag.

Sementara Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kankemenag Aceh Utara, H. Yusri, MAP yang ditemui secara terpisah menyebutkan, sebanyak 24 Karu dan 6 Karom yang diberikan pembinaan dan pembekalan tahun ini.

Dirinya berharap, mereka harus bisa menjalin kerjasama yang baik dan saling koordinasi serta komunikasi agar dapat meringankan permasalah yang dihadapi para jamaah.

“Mantapkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan amanah sebagai pendamping jamaah haji selama di tanah air maupun di tanah suci,” pungkasnya kepada haba RAKYAT. (Yoes/hR)

banner 325x300