Pelatihan Ketahanan Sandang Pangan di Kota Langsa

banner 120x600

Foto. Lokasi Penanaman Bibit Hidroponik dan Bioponik Yang Dapat Mendongkrak Kebutuhan Masyarakat Desa. (Eko)

Langsa, haba RAKYAT | Pelatihan Ketahanan Sandang Pangan di Kota Langsa untuk mewujudkan berkecukupan pangan bagi seluruh masyarakat desa khususnya Kota Langsa, sangatlah penting untuk pencapaian kemandirian pada setiap desa dan memastikan desa tersebut terlepas dari kerawanan sandang pangan pada saat global sekarang ini. Jum’at (30/9).

Ketika media ini menemui Baim didampingi Yunita di lahan penanaman Hidroponik salah satu tempat pelatihan ketahanan sandang pangan, Baim menyampaikan, “Pengembangan pertanian keluarga sangatlah berperan penting sehingga setiap lahan perkarangan rumah dapat kita lestarikan untuk penanaman Hidroponik dan Bioponik, sehingga masyarakat desa Kota Langsa terlepas dari masa transisi Global sandang pangan”. Cetus Baim.

Sambung Baim di Green Hoes Ourfarm Hidroponik Langsa, tempat penanaman bibit Hidroponik dan Bioponik ini memang kami sediakan tempat pelatihan masyarakat desa khususnya kota Langsa agar tidak perlu lagi mengadakan pelatihan Bimtek keluar daerah yang dapat menghabiskan Waktu dan biaya yang begitu besar. Bahkan kemitraan kami dalam penguatan ketahan pangan di desa dapat dilakukan bersama perguruan tinggi, BUMN, Lembaga swasta dan organisasi masyarakat Serta berbagai Media. Oleh karnanya melakukan Pelatihan, pembimbingan dan pendampingan desa dalam mencapai ketahanan pangan di setiap desa.

Lanjutnya, “setiap masyarakat desa dari mana saja kami selalu bersedia memberikan bimbingan dan pendampingan supaya dapat memahami bagaimana cara melakukan penanaman yang dapat mengunakan lahan Kecil dan menghasilkan produksi yang memadai sehingga dapat mendongkrak perekonomian masyarakat desa khususnya kota Langsa”. Tegas Baim.

Camat Langsa Kota Safrizal menjelaskan “Kita sekarang dalam keadaan terpuruk Semenjak kita menghadapi Covid-19 sementara pemerintah sedang menggalakan penanaman Cabai, Tomat dan Sayur sayuran agar dapat menghasilkan kebutuhan masyarakat itu sendiri. harapan saya kalaulah ada masyarakat desa yang mau datang mengikuti pelatihan kami bersedia memberikan pelatihan yang bertujuan untuk menambah wawasan dalam memahami cara berkebun atau bercocok tanam bibit Hidroponik dan Bioponik disamping itu juga dapat mendongkrak perekonomian masyarakat desa”. Diakhiri Safrizal. (Eko)

banner 325x300