https://amazing-population.com/bm3yV.0/Pp3_pdvkbTmqV/JfZ/DL0L2rOeDOEJ3ENMzvAaxSL/T/Y/4sMkTrcb3/MIDeUn

Gerakan Anak Muda Peduli Lingkungan di Kawasan Wisata Lampuuk

Bank Sampah Generasi Millenial Lampuuk, adalah sebuah komunitas lingkungan yang aktif beroperasi di kawasan wisata Pantai Lampuuk, Aceh Besar

Gerakan anak muda di kawasan Wisata Lampuuk, Aceh Besar, kini telah bertransformasi dari sekadar aksi bersih-bersih menjadi inisiatif pengelolaan sampah berkelanjutan dan pelestarian satwa. Fokus utama mereka adalah menciptakan kawasan wisata yang bebas sampah plastik serta menjaga ekosistem pesisir. Gerakan positif yang digagas oleh generasi muda milenials di wilayah Lampuuk, Kecamatan Lhoknga. Basagemil, singkatan dari Bank Sampah Generasi Millenial Lampuuk, adalah sebuah komunitas lingkungan yang aktif beroperasi di kawasan wisata Pantai Lampuuk, Aceh Besar. Komunitas ini berfokus pada pengelolaan sampah dan edukasi lingkungan untuk mewujudkan kawasan wisata yang bersih, bebas sampah plastik, dan berkelanjutan. Didirikan oleh pemuda setempat seperti Teuku Alhadi bersama Cut Jihan dan Nurul Febriyani, komunitas ini memiliki visi menjadikan Pantai Lampuuk sebagai destinasi wisata bebas sampah plastik.
Tidak hanya mengumpulkan sampah, Basagemil juga aktif memberikan edukasi tentang daur ulang, kampanye pengurangan plastik sekali pakai, dan promosi gaya hidup ramah lingkungan.Awal terbentuknya komunitas ini adalah keresahan pemuda setempat yang menyadari gampong (desa) mereka yang memiliki potensi wisata yang baik namun dihantui dengan limbah sampah yang kian hari kian menumpuk.


Gerakan positif mereka akhirnya didukung oleh PT Solusi Bangun Andalas (SBA) dalam bentuk sarana dan prasarana workshop komunitas yang kemudian dikenal dengan nama Bank Sampah Generasi Milenial (Basagemil).
Basegemil tersebut bertujuan untuk edukasi dalam hal pengelolaan sampah, juga sebagai impian mereka agar agas wisata Lampuuk terbebas sampah plastik. Kelompok yang beranggotakan para anak muda ini memiliki tujuan mulia yaitu kawasan wisata Lampuuk ini bisa terbebas dari sampah plastik dan sampah-sampah lainnya.
Komunitas anak muda ini juga telah berhasil menunjukkan bagaimana limbah sampah yang selama ini terabaikan dapat menjadi pundi-pundi rupiah. Melihat daerah mereka merupakan wilayah destinasi wisata Basagemil berinisiatif mengolah sabut kelapa dari sisa warung dipinggir pantai menjadi produk bernilai ekonomi. Mereka mengubah limbah sabut kelapa menjadi Cocofiber, digunakan sebagai penyaring air limbah di kafe sekitar Pantai Tebing Lampuuk. Cocopeat yang dimanfaatkan sebagai media tanam organik oleh kelompok tani di sekitar Lhoknga. Basagemil merupakan mitra program CSR unggulan dari PT Solusi Bangun Andalas dalam upaya menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah operasional perusahaan tersebut. (Redaksi)


Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Media haba RAKYAT |

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca